Jelang Libur Natal, Kemenhub Intensifkan Pengecekan Pesawat

(AU/E-1)
15/12/2018 03:00
Jelang Libur Natal, Kemenhub Intensifkan Pengecekan Pesawat
(ANTARA FOTO/Risky Andrianto)

KEMENTERIAN Perhubungan  mengintensifkan pemantauan dan pemeriksaan pesawat komersial yang digunakan untuk mengangkut penumpang pada libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta, mengatakan pada libur Natal dan Tahun Baru, yang ramai ialah jalur udara dan darat.

Untuk udara, Kemenhub sudah merencanakan dengan baik. Operator maskapai perbangan menambah slot perbangan. Slot-slot yang diminta biasanya Medan, Pontianak, NTT, Bali, Ambon, dan Papua.   
 
“Agar penerbangan lancar, bandara-bandara yang kecil dilakukan saat malam supaya perputaran pesawat lebih baik. Namun, kami tetap konsisten pada keselamatan penumpang,” kata Budi Karya seperti dikutip dari Antara.

Ia mengatakan hari ini pihaknya berencana melakukan ramp check di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Saat ini, pesawat yang dicek baru sekitar 13%. “Dalam satu minggu ini, Kemenhub menargetkan pada lebih 60% pesawat telah dilakukan pengecekan,” katanya.
Lebih lanjut, Budi Karya mengatakan saat ini ada fenomena baru di jalur darat karena ada Tol Jakarta-Surabaya. Itu membuat orang mencobanya, khususnya pada libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

“Jarak tempuh yang dibutuhkan dari Jakarta-Surabaya hanya 10 jam dari sebelumnya 20 jam,” katanya.

Selain itu, ia mengatakan pada libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 nanti ada titik-titik tertentu dan jam-jam tertentu, truk pengangkut barang tidak boleh beroperasi. Konstruksi juga dilakukan pembatasan.

“Kita harapkan bisa berjalan dengan baik. Kami mendengar ada rencana Presiden Joko Widodo akan mencoba Jakarta-Surabaya pada 20 Desember nanti,” katanya.
   
Bandara baru Yogyakarta
Menhub juga memastikan bahwa bandara baru Yogyakarta, New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada April 2019 mendatang sudah dapat melayani penerbangan umrah dan internasional lainnya.

“Bandara ini potensial untuk penerbangan umrah. Saya minta Angkasa Pura I segera mengope-rasikan bandara ini pada April mendatang,” tandas Menhub. (AU/E-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya