Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DUNIA memperkirakan ekonomi Indonesia dapat tumbuh lebih tinggi dari 5% melalui dukungan sejumlah pembenahan struktural. Ekonom Utama Bank Dunia di Indonesia Frederico Gil Sander mengatakan, pembenahan struktural itu harus diupayakan untuk mendorong produktivitas dan pertumbuhan terutama di sektor perdagangan dan investasi.
“Pembenahan itu, antara lain dengan mendorong perbaikan iklim investasi dan ekspor serta melindungi kegiatan bisnis dari praktik persaingan tidak sehat,” ujarnya dalam pemaparan Laporan Triwulanan Bank Dunia di Jakarta, kemarin. Selain itu, kata Sander, pemerintah harus memberikan kepastian regulasi dan hukum yang jelas serta menyediakan kebijakan ener gi yang tidak membebani neraca transaksi berjalan.
“Upaya ini juga harus didukung oleh investasi dalam ‘human capital’ serta infrastruktur untuk membuat ekonomi maju dan tumbuh lebih baik,” ujarnya. Laporan Triwulanan Perekonomian Indonesia terbaru menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2018 dan 2019 masing- masing diperkirakan mencapai 5,2%. Angka ini dibawah dari target yang dipatok pemerintah dalam APBN 2019, yakni sebesar 5,3%.
Menurut Bank Dunia, pertumbuhan tersebut didukung permintaan domestik yang kuat serta didukung kegiatan investasi maupun ekspor. Namun, terdapat risiko dari proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia karena masih ada ketegangan perdagangan global serta siklus pengetatan kebijakan moneter dari Bank Sentral di negara maju.
Namun, kata Sanders, Indonesia dapat lolos dari dampak negatif gejolak global apabila mempunyai fundamen ekonomi makro yang sehat serta didukung koordinasi kebijakan fi skal, moneter, dan nilai tukar yang kuat. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong meyakini kegiatan investasi akan kembali meningkat pada 2019, terutama seusai penyelenggaraan pemilihan umum.
“Dari sisi siklus, investasi secara umum atau FDI (foreign direct investment) akan recover di 2019,” ujarnya. (Nur/E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved