Layanan tidak Diperbaiki Kargo Menumpuk di Bandara

(E-1)
13/12/2018 02:45
Layanan tidak Diperbaiki Kargo Menumpuk di Bandara
(Dok Asperindo)

PARA pelaku usaha jasa pengiriman ekspres, pos, dan logistik atau ekspedisi mengeluhkan rendahnya pelayanan yang diberikan pihak maskapai penerbangan terhadap kargo yang akan mereka kirimkan.

Penaikan tarif pengiriman yang telah diterapkan pihak maskapai penerbangan sebesar 20% hingga 70% tidak diikuti perbaikan pelayanan. Akibatnya, penumpukan barang terus terjadi dan membuat perusahaan jasa pe-ngiriman barang terlambat memenuhi permintaan dari pengguna jasa.

“Ini jadi ironi, tarif dinaikkan, tapi pelayanan tidak ditingkatan bahkan lebih buruk. Ada barang yang telah masuk sejak 4 hari lalu tidak terangkut karena buruknya manajemen kargo dari maskapai penerbangan,” kata Ketua Bidang Transportasi & Infrastruktur DPP Asperindo Hari Sugiandhi di Jakarta, Rabu (12/12).

Hari mengatakan bisnis jasa pengiriman terus bertumbuh seiring dengan ­bergeraknya perekonomian Indonesia. Apalagi saat ini belanja online juga semakin digemari sehingga volume pengiriman barang makin bertambah. Pihaknya khawatir, jika barang-barang yang harus dikirimkan jadi menumpuk dan terlambat sampai di konsumen, akan membuat para pelaku usaha UKM itu mengalami kerugian. Hal itu karena mereka umumnya baru akan mendapatkan pembayaran apabila barang telah diterima konsumen.

“Kami berharap pemerintah segera turun tangan membenahi permasalahan yang ada di kargo bandara ini. Jangan sampai semakin banyak yang dirugikan akibat ketidakprofesionalan pengelola maskapai pengangkut kargo,” tandas Hari.

Pihaknya menenggarai penumpukan kargo juga tak lepas dari perubahan sistem yang diterapkan maskapai. Asperindo heran sistem sering berubah di maskapai. “Janganlah setiap ganti direksi ganti sistem.”  (E-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya