Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT harus mulai mengubah pemikiran mendasar tentang plastik. Selama ini, plastik yang tidak terpakai kerap hanya dianggap sebagai sampah. Padahal, jika sedikit dipikirkan lebih dalam, plastik itu merupakan bahan baku industri yang memiliki manfaat besar.
Demikian diungkapkan Direktur Industri Kimia Hilir Kementerian Perindustrian Taufiq Bawazier dalam acara bertajuk Inovasi dan Kontribusi Industri Menerapkan Model Pengelolaan Sampah Plastik yang Efektif di Banten, Senin (10/12).
Baca juga: Kemenperin Tolak Penerapan Cukai Plastik
Ia mengatakan, pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan lain terutama pelaku usaha dan juga akademisi harus lebih banyak memberikan edukasi kepada masyarakat tentang sisi lain plastik. "Plastik itu sampah. Itu opini yang berkembang saat ini. Pemikiran itu harus diubah karena kenyataannya plastik memiliki nilai ekonomi tinggi sebagai bahan baku industri," ujar Taufiq.
Menurutnya, industri nasional dapat tumbuh dan berdaya saing dengan ketersediaan bahan baku plastik (scrap). Kementerian Perindustrian mencatat bahan baku plastik menyumbang devisa mencapai US$40 juta pada 2017.
"Jadi potensi ekonomi ini yang harus diambil oleh Indonesia, sehingga bisa menghasilkan surplus devisa, dan juga dapat menarik investasi di sektor daur ulang plastik, serta menghasilkan nilai tambah ekonomi," paparnya.
Adapun, Sustainable Development Director Danone Indonesia Karyanto Wibowo berkomitmen untuk terus mendukung terjadinya perputaran ekonomi di industri plastik. "Kami terus berinovasi dan terus mempromosikan kemasan botol plastik yang 100% dapat didaur ulang," kata Karyanto.
Tidak hanya berinovasi pada produk, ia mengatakan pihaknya juga mengembangkan industri daur ulang sampah di beberapa wilayah. "Kami bangun infrastruktur pengumpulan sampah plastik yang bekerjasama dengan pengepul dan pemulung sekitar untuk di daur ulang menjadi bahan baku. Sampai hari ini, kami bisa kumpulkan 12 ribu ton sampah plastik, itu yang kita terus lakukan," terangnya.
Menurutnya, penyelesaian masalah sampah plastik menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat Indonesia. "Kita semua harus berpikir ke depan untuk menyelesaikan permasalahan sampah di Indonesia," tandasnya. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved