Bekup Bantu Pelaku Startup Bangun Bisnis Jangka Panjang

Micom
07/12/2018 22:15
Bekup Bantu Pelaku Startup Bangun Bisnis Jangka Panjang
(Ist)

SEBANYAK 30 pelaku kreatif terpilih mengikuti Demoday yang merupakan rangkaian terakhir program Bekraf for Pre-Startup (Bekup) 2018. Program yang memasuki tahun ketiga ini diharapkan memperkuat posisi Indonesia menjadi The Digital Energy of Asia.

"Kami yakin para peserta yang mengikuti program Bekup memiliki potensi untuk menciptakan startup kuat dan andal yang dapat menawarkan inovasi dengan tiga kriteria yaitu sesuai keinginan pengguna, layak secara bisnis, dan memungkinkan untuk dikembangkan secara teknis," ungkap Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI, Hari Santosa Sungkari, di Jakarta, Jumat (7/12).

Hari menambahkan, dengan dilaksanakannya program Bekup sejak Oktober lalu, pihaknya melihat bahwa pelaku startup ini memiliki keinginan kuat untuk belajar dan mengembangkan diri.

"Oleh karena itu, kami optimistis bahwa Indonesia akan segera menjadi The Digital Energy of Asia dengan valuasi US$130 miliar pada 2020, bahkan mungkin lebih cepat," kata Hari menambahkan.

Optimisme itu muncul, lanjut Hari, karena tingginya jumlah pengguna internet di Indonesia. Berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia pada 2017, pengguna internet mencapai 143,26 juta jiwa dengan penetrasi sebesar 54,68%.

Adapun jumlah pengguna telepon pintar yang mencapai 105,6 juta ini menempati urutan keempat terbesar dunia.

Peluang pengembangan industri digital didukung dengan pasar yang besar. Pada 2017, terdapat 30 juta pembeli daring (online) dari 260 juta penduduk Indonesia. Nilai perdagangan online di Indonesia mencapai US$5 miliar electronic retailing (e-tailing) formal dan lebih dari US$3 miliar perdagangan informal.

Saat ini, Indonesia memiliki sekitar 59,2 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan kontribusi sebesar 61,41% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional yang bisa didorong merambah bisnis digital. Hal ini menjadikan Indonesia memiliki potensi digital dan iklim usaha yang tinggi.

Oleh karena itu, Bekup diharapkan dapat membantu pelaku startup untuk membangun bisnis jangka panjang berbasis produk digital yang kreatif dan inovatif. Peningkatan pertumbuhan startup dapat memacu para pelaku startup digital di Indonesia untuk dapat bersaing secara kompetitif dan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.

Pemerintah berkomitmen mendukung pengembangan industri digital dengan dikeluarkannya Peraturan Presiden Nomof 74 Tahun 2017 tentang Roadmap E-Commerce Tahun 2017-2019. Dalam Perpres disebutkan bahwa Bekraf bertanggung jawab untuk penyusunan program inkubasi untuk pelaku startup dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan ekonomi berbasis elektronik.

"Dengan adanya program Bekup kami harap dapat membantu pengembangan pelaku startup dengan memberikan pelatihan dan manajemen kerja melalui kegiatan yang telah kami adakan. Kami beserta para mitra sangat bangga dapat menjadi bagian untuk mewujudkan Indonesia menjadi lebih baik," tutupnya.

Sementara itu, di Demoday ini pelaku kreatif terpilih akan diberikan kesempatan untuk mempresentasikan bisnisnya di hadapan mitra inkubator, akselerator, investor, dan mitra strategis potensial lainnya. Peserta tersebut berasal dari 10 kota, yakni Balikpapan, Bandung, Denpasar, Makassar, Malang, Medan, Padang, Semarang, Tangerang, dan Yogyakarta.

Sejak Oktober, peserta mengikuti rangkaian kegiatan, di antaranya Bootcamp 1, Team Consultation 1, Bootcamp 2, Team Consultation 2, Mid Evaluation, rangkaian kegiatan Routine Evaluation Journey 1-6, dan Final Evaluation. (RO/OL-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya