OPEC Setuju Pangkas Produksi, Rupiah Tunggu Pengumuman Penjualan Ritel

Fetry Wuryasti
10/12/2018 11:10
OPEC Setuju Pangkas Produksi, Rupiah Tunggu Pengumuman Penjualan Ritel
(JOE KLAMAR/AFP)

RASA lega kolektif dirasakan di seluruh pasar minyak setelah delegasi OPEC berhasil mencapai kesepakatan untuk memangkas produksi 1,2 juta barel per hari.

Negara-negara OPEC telah sepakat untuk memangkas produksi sebesar 800 ribu barel sementara anggota non-OPEC akan menangani sisanya.

"Terobosan dalam pembicaraan ini merupakan perkembangan yang disambut baik untuk pasar keuangan dan terlihat mendukung sentimen risiko selama minggu perdagangan yang akan datang," ujar Analis FXTM Lukman Otunuga, Senin (10/12).

Dengan OPEC setuju untuk memangkas produksi minyak lebih besar dari perkiraan semula, harga minyak siap untuk memperpanjang kenaikan dalam jangka pendek.

Namun, prospek jangka menengah hingga jangka panjang tetap terbuka untuk dipertanyakan.

 

Baca juga: Sentimen Negatif Eksternal Bayangi Pelemahan Rupiah

 

Harus diingat bahwa produksi AS Shale (gas serpih) tetap kuat seperti biasa sementara kekhawatiran atas perlambatan pertumbuhan global memicu kekhawatiran turunnya permintaan untuk minyak.

"Jika meningkatnya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok berevolusi menjadi perang dagang habis-habisan, pasar minyak pasti akan menjadi salah satu dari banyak korban,"

Rupiah Bisa Manfaatkan Kesempatan
Mata uang negara berkembang seperti rupiah Indonesia memiliki kesempatan untuk memanfaatkan kemungkinan peningkatan sentimen risiko menyusul kesepakatan OPEC sementara pelemahan dolar AS terlihat mendukung kenaikan naik.

Dengan laporan pekerjaan AS bulan November yang mengecewakan memicu spekulasi atas the Fed mengambil jeda pada kenaikan suku bunga tahun depan, ini adalah berita baik untuk Rupiah Indonesia.

Investor akan mengawasi dengan cermat laporan penjualan ritel yang tertunda yang akan dirilis pada Senin pagi yang akan menawarkan wawasan baru ke dalam kesehatan ekonomi Indonesia.

"Membeli sentimen terhadap mata uang lokal kemungkinan akan menerima dorongan jika penjualan ritel memenuhi atau melampaui perkiraan pasar," tutup Lukman. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya