Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) menetapkan pembatasan angkutan barang di empat ruas tol dan tiga jalan nasional selama Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.
Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menjelaskan pembatasan angkutan akan masuk Permenhub tentang Pengaturan Lalu Lintas Operasional Mobil Barang Selama Masa Angkutan Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019.
Dalam rancangan Permenhub itu disebutkan pembatasan operasional ini diatur untuk mobil barang dengan ketentuan jumlah berat yang diizinkan (JBI) lebih dari 14.000 kilogram, mobil barang sumbu tiga atau lebih dan mobil barang dengan kereta tempelan atau kereta gandeng, serta mobil barang yang digunakan untuk mengangkut bahan galian, tambang, dan bahan bangunan.
Budi menuturkan, guna memperlancar pergerakan kendaraan, pembatasan operasional mobil barang pada masa Natal mulai berlaku pada 21-22 Desember dan 25 Desember. Adapun untuk Tahun Baru dimulai pada 28-29 Desember dan 1 Januari 2019.
“Pada 21 Desember berlaku mulai pukul 00.00 WIB sampai 22 Desember pukul 24.00 WIB dan berlaku di dua ruas pada Tol Jakarta-Merak, Tol Prof Soedyatmo, Tol Lingkar Luar Jakarta (Jakarta Outer Ring Road/JORR), tol Bawen-Salatiga, jalan nasional Medan-Brastagi Tanah Karo, jalan nasional Tegal-Purwokerto, dan jalan nasional Mojokerto-Caruban,” ujar Budi kepada pers di Jakarta, Rabu (512).
Pembatasan operasional angkutan barang juga dilakukan pada empat ruas tol dan tiga jalan nasional tersebut pada 28 Desember 2018 mulai pukul 00.00 sampai 29 Desember 2018 pukul 24.00 WIB.
Selanjutnya, untuk pembatasan operasional angkutan barang pada 1 Januari 2019 berlaku mulai pukul 00.00 sampai pukul 24.00 WIB pada ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta serta jalan nasional Denpasar-Gilimanuk arah ke Gilimanuk.
“Pembatasan kendaraan angkutan barang ini tidak berlaku bagi kendaraan pengangkut BBM dan gas, barang ekspor dan impor dari dan ke pelabuhan ekspor atau impor, ternak, pupuk, hantaran pos dan uang, serta bahan makanan pokok,” pungkas Budi.
Meningkat
Sementara itu, Kasubdit Sistem Informasi dan Sarana Prasarana Angkutan Laut Kemenhub Ferdy Trisanto menyampaikan pengguna alat transportasi laut pada liburan Natal dan Tahun Baru kali ini diprediksi meningkat sebesar 3,49%, yakni dari 1.039.793 penumpang pada tahun lalu menjadi 1.077.357 penumpang.
“Lonjakan penumpang diprediksi terjadi dalam tiga periode, yakni pada 22 Desember, 29 Desember, dan 2 Januari 2019. Sebagai antisipasi, kami menambah jumlah armada menjadi 1.293 kapal dengan kapasitas 3.415.838 penumpang,” tutur Ferdy.
Sesdirjen Perhubungan Udara Kemenhub Nur Isnin mengatakan penumpang angkutan udara selama perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 juga akan naik 8,76% dari tahun lalu menjadi 6.537.119 penumpang.
Direktur Lalu Lintas Kereta Api Kemenhub Zulmafendi menambahkan pihaknya telah mempersiapkan 394 rangkaian untuk pelayanan angkutan kereta api Natal dan Tahun Baru 2019. Pasalnya ada potensi kenaikan pengguna jasa kereta api sebanyak 4,49%, dari 5.088.742 penumpang pada tahun lalu menjadi 5.317.358 penumpang. (E-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved