Natal dan Tahun Baru, Stok Pangan Aman

(Pra/E-3)
05/12/2018 23:30
Natal dan Tahun Baru, Stok Pangan Aman
(ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)

BADAN Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan stok dan harga bahan pangan pokok tetap aman dan stabil menjelang liburan Natal dan Tahun Baru 2019.

Kepala BKP Kementan Agung Hendriadi menjelaskan, berdasarkan perhitungan prognosis produksi dan stok (ketersediaan), hingga akhir tahun diperkirakan akan ada surplus beras sebanyak 3,83 juta ton.

“Stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog saat ini juga dalam kondisi aman. Total akumulasi stok sejak Januari-November 2018 sebesar 2,37 juta ton dengan stok awal 232,80 ribu ton, sedangkan pemanfaatan CBP hingga November sebesar 454,56 ribu ton, sehingga stok akhir CBP per 30 November 2018 tercatat 2,15 juta ton,” kata Agung kepada pers di Jakarta, Rabu (512).

Agung yang disampingi Sekretaris BKP Kementan Riwantoro dan Kepala Pusat Distribusi Ca-dangan Pangan BKP Kementan Risfaheri mengatakan saat ini juga ada stok CBP yang dikelola pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, dengan jumlah mencapai 8,65 ribu ton.

Di sisi lain, pasokan beras di Pasar Induk Beras Cipinang per 5 Desember mencapai 53.376 ton. Stok itu lebih tinggi 43% daripada tahun lalu yang kala itu hanya 39.380 ton.

Menurut Agung, ketersediaan beras juga diperkuat oleh cadang­an beras di masyarakat (rumah tangga petani, horeka, dan penggilingan). “Kondisi stok beras di penggilingan pada minggu IV November diperkirakan mencapai 1,04 juta ton,” ucapnya.

Situasi aman juga terjadi pada daging sapi/kerbau. Meski produksi dalam negeri belum mampu memenuhi kebutuhan, stok dari impor mampu membantu meng­angkat angka persediaan.

Ia menjelaskan ketersediaan sapi lokal selama November-De­sember 2018 tercatat sebesar 71.121 ton dengan kebutuhan men­capai 109.723 ton.

Defisit sebesar 38.611 ton akan dipenuhi dari stok sapi dan kerbau siap potong sebesar 36.952 ton. Ditambah pula dengan stok ­daging dan jeroan impor di gudang importir swasta yang menca­pai 13.534 ribu ton serta di gudang Bulog sebesar 3.368,96 ton.

Selain dua komoditas tersebut, Agung menambahkan, hingga akhir tahun ini, diperkirakan juga akan ada surplus minyak goreng sebesar 24,50 juta ton, gula pasir 344,00 ribu ton, bawang merah 136 ribu ton, daging ayam 335 ribu ton, dan telur ayam ras 806,0 ribu ton. (Pra/E-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya