Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto mengatakan akan menjalankan tata kelola organisasi lebih berintegritas dan menggalakkan eksplorasi cadangan minyak baru.
Hal itu dia sampaikan seusai dilantik menggantikan pejabat lama Amien Sunaryadi yang pensiun sejak 18 November lalu. "Jadi, saya diskusi dengan Pak Amien dan kita dengar semua arahan Pak Menteri (ESDM Ignasius Jonan) dan Presiden (Jokowo) juga. Tentu yang pertama melanjutkan apa yang sudah dihasilkan Pak Amien (Sunaryadi), khususnya masalah organisasi dan governance," ujar Dwi di Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Jakarta, kemarin.
Menurut dia, dalam tiga bulan pertama ada beberapa pending matter yang harus dia selesaikan serta membuat rencana kerja 2019. "Selain itu melaksanakan beberapa rencana pengembangan atau plan of development (PoD) yang tertunda dan harus kita selesaikan," tuturnya.
Salah satunya yang jadi fokus perhatiannya ialah lapangan Abadi Blok Masela yang harus segera berproduksi. Menurut dia, blok tersebut memiliki potensi penambahan produksi yang besar pada 2027.
Targetnya proposal pengembangan (PoD) Blok Masela bisa selesai awal tahun depan sehingga bisa beroperasi lebih cepat daripada target sebelumnya, 2027. "Lebih cepat satu-dua tahun onstream-nya," kata pria lulusan Teknik Kimia ITS ini.
Dwi juga berupaya agar proyek blok kaya gas di Laut Arafura itu bisa lebih efisien. Selain Masela, Dwi akan mempercepat proyek ultra laut dalam (Indonesia deepwater development/IDD) yang digarap Chevron. Proyek IDD masih dalam tahap pembahasan revisi PoD yang sudah diajukan Chevron tanpa memasukkan Blok Makassar Strait ke bagian dari proyek IDD. Semua upaya itu, kata dia, akan dibarengi dengan usaha menarik investasi untuk memaksimalkan kenaikan produksi.
Dwi sebelumnya menjabat Direktur Utama PT Pertamina periode 2014 hingga 2017. Dia juga pernah menjabat Direktur Utama PT Semen Gresik sejak 2005 kemudian melanjutkan jabatannya sebagai orang nomor satu di Semen Indonesia dari 2010 hingga 2014.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved