Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, kondisi makroekonomi Indonesia aman terkendali. Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution bahkan menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia berkualitas.
Capaian itu, kata dia, tergambar dalam sejumlah indikator makroekonomi (lihat grafik) yang mampu bertahan di level aman, yang diikuti juga oleh perbaikan indikator sosial.
"Kalau melihat angka sampai Oktober dan siang ini di November diumumkan BPS (Badan Pusat Statistik), inflasi kita di sekitar 3%. Oleh karena itu, pertumbuhan stabilitas terjaga," ujar Darmin dalam pertemuan CEO Networking, di Jakarta, kemarin.
Darmin mengatakan, kalau melihat data sosial ekonomi, tingkat pengangguran, tingkat kemiskinan, Gini ratio, pendekatan terhadap distribusi pendapatan indeks pembangunan manusia, semua konsisten juga membaik. "Tidak berlebihan kalau bilang kualitas ekonomi kita (Indonesia) baik," ujarnya.
Pada Maret 2018, tingkat kemiskinan 9,82%, yang terendah sejak 1970. Tingkat ketimpangan pun turun hingga 0,389, terendah dalam enam tahun terakhir. Tidak hanya itu, kata dia, tingkat pengangguran turun ke level 5,34% pada Agustus 2018. Indeks pembangunan manusia (IPM) juga konsisten meningkat dalam lima tahun terakhir, kini di angka 70,81 per 2017.
Darmin mengatakan pemerintahan kali ini memperkenalkan suatu pendekatan yang agak berbeda dalam beberapa puluh tahun terakhir. Menurutnya, kebijakan pertama yang ditekankan mengacu pada perbaikan supply-side, yakni perbaikan kualitas infrastruktur, sumber daya manusia (SDM), dan redistribusi pertanahan.
Pendekatan perbaikan supply-side itu sejalan dengan arahan Presiden Jokowi yang menegaskan pemerintah menggeser prioritas pembangunan secara berkala dari pembangunan infrastruktur menjadi perbaikan kualitas SDM dari tingkat wilayah terkecil hingga wilayah besar untuk menciptakan agen-agen pertumbuhan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani meyakini fokus Presiden Jokowi untuk membangun kualitas sumber daya manusia dan infrastruktur sudah merupakan hal yang benar karena bermanfaat untuk pemerataan dan peningkatan produktivitas serta daya kompetisi negara. "Indonesia tetap perlu membangun kapasitas anak-anak bangsa dalam memahami dan menghadapi globalisasi ekonomi, perubahan teknologi dan dinamika geopolitik yang makin rumit dan menantang," ujarnya.
Rupiah menguat
Keyakinan atas ekonomi Indonesia yang kian meningkat membawa penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Kemarin sore, rupiah ditutup di level 14.235 per dolar AS, atau menguat Rp65 atau 0,45% jika dibandingkan dengan level penutupan Jumat (30/11) lalu di 14.300. "Penguatan rupiah masih ditopang oleh derasnya arus modal masuk ke pasar keuangan domestik, terutama pasar sekunder SBN," ujar Kepala Departemen Pengelolaan Moneter Nanang Hendarsah. Mengalirnya arus modal asing, kata dia, juga menunjukkan kepercayaan yang kuat investor global terhadap daya tahan ekonomi makro Indonesia di tengah pasar keuangan global selama ini terus bergejolak. (E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved