Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RUPIAH kembali menunjukkan penguatannya terhadap dolar Amerika Serikat. Di pasar spot, perdagangan mata uang garuda ini ditutup menguat 81 poin atau 0,56% ke angka Rp 14.302 per dolar AS hari ini (30/11).
Penguatan Rupiah pun terlihat dalam kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) hari ini di level Rp 14.339 per dolar AS.
Sebelumnya diberitakan, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menyampaikan bahwa Rupiah mempunyai ruang untuk menguat ke kisaran angka Rp 13.000 per dolar Amerika Serikat.
Dengan catatan, kata dia, perang dagang Amerika Serikat dengan Tiongkok mereda dengan adanya pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Tiongkok Xi Jinping dalam KTT G20 di Argentina.
"Kalau Trump ketemu Xi Jinping (dalam KTT G20), walaupun ngga hebat bener, tapi ada peredaan. Mestinya masih punya ruang untuk menguat Rupiahnya, masih bisa tembus ke arah Rp 13.000," kata Darmin saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (30/11).
Penguatan mata uang garuda ini, dikatakan Darmin, seharusnya menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperkuat fundamental perekonomian. Jika Rupiah menguat, terang dia, itu akan membuat aliran modal akan lebih banyak lagi masuk ke Indonesia. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved