Pertamina Pentingkan Pengaturan Impor Minyak

(E-3)
27/11/2018 22:30
Pertamina Pentingkan Pengaturan Impor Minyak
(ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

PT Pertamina (Persero) terus komitmen mendukung kedaulatan, ketahanan, dan kemandirian energi nasional. Untuk itu, PT Pertamina menekankan pentingnya pengendalian laju impor minyak nasional dalam melayani kebutuhan energi masyarakat.

Hal itu pula yang akan dibahas dalam diskusi sebagai rangkaian Pertamina Energy Forum (PEF) 2018 di Jakarta, pada 28-29 November mendatang. PEF 2018 ialah bagian dari kegiatan hari ulang tahun ke-61 PT Pertamina pada Desember 2018.

Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito mengatakan diskusi tahunan bertajuk Unleashing domestic resources for energy security itu menjadi wadah pemangku kepentingan dan masyarakat untuk mendapatkan informasi terkini dan akurat mengenai upaya pemerintah dan Pertamina dalam memenuhi kebutuhan energi nasional.

“PEF akan memberikan update berbagai langkah Pertamina dalam mengemban tugas melayani kebutuhan energi masyarakat, sekaligus menjadi penggerak ekonomi nasional. Salah satunya menjaga laju impor di tengah ketidakseimbangan antara konsumsi dan pasokan dari dalam negeri,” ujar Adiatma melalui keterangan resminya, Selasa (27/11).

Pada PEF 2018, Pertamina bersama pemangku kepentingan juga akan mendiskusikan upaya optimalisasi sumber daya energi di dalam negeri, seperti bioenergi, batu bara, energi baru terbarukan dan sumber gas.

Adiatma menambahkan selain mengkaji potensi sumber daya alam dalam negeri, PEF menghadirkan narasumber yang memaparkan kajian pemenuhan energi di negara lain sebagai referensi pengembangan energi di Indonesia termasuk pemanfaatan teknologi, kebijakan, dan investasi.

PEF 2018 yang akan dihadiri lebih dari 1.000 orang termasuk ahli dan pengamat itu antara lain akan menghadirkan Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Kemaritim­an Luhut Pandjaitan, Menteri ESDM Ignasius Jonan, serta Menteri BUMN Rini Soemarno sebagai pembicara kunci. (E-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya