Damri Terus Berbenah dan Berinovasi

Andhika Prasetyo
26/11/2018 14:35
Damri Terus Berbenah dan Berinovasi
(ANTARA)

PERUM Damri terus berupaya melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas pelayanan untuk dapat bersaing dengan moda angkutan darat bahkan udara.

Direktur Utama Damri Setia Milatia Moemin mengungkapkan pembenahan utamanya dilakukan pada bidang teknologi dan informasi."Kami lakukan digitalisasi di seluruh wilayah operasi Damri. Ditargetkan, pada Desember, proses digitalisasi rampung seluruhnya," ujar Setia di Pool Damri Kemayoran, Jakarta, Senin (26/11).

Baca juga: Jumlah Saham Bergerak Tidak Wajar Menurun di 2018

Selain memberikan kenyamanan kepada para pengguna jasa, langkah digitalisasi juga membuat perseroan dapat menerapkan revenue control. Ke depannya, pengecekan inventory dapat dilakukan dengan lebih efektif karena sudah tersistem. "Kita akan tahu barang dipasang di bus mana. Tahu kapan waktunya pemeliharaan atau penggantian," ucapnya.

Saat ini Damri memiliki 1 kantor pusat di Jakarta, 4 kantor divisi regional, 58 kantor cabang, dan 2 unit busway strategis (SBU) TransJakarta Busway. Perseroan mengoperasikan tujuh segmen usaha utama yakni angkutan kota, angkutan antar kota, angkutan antar lintas negara, angkutan pemadu kota (bus bandara), angkutan travel/pariwisata, angkutan penugasan pemerintah serta angkutan logistik dengan lebih dari 570 trayek yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, dengan dukungan sekitar 3.000 unit armada.

Dengan berbagai pembenahan itu, Setia optimistis, tahun ini laba perseroan bisa tumbuh 300% dari capaian tahun sebelumnya. Dengan laba sebesar Rp7 miliar pada 2017, artinya, Damri mengincar keuntungan Rp21 miliar pada 2018.

Untuk meningkatkan kinerja pendapatan, perusahaan juga terus berinovasi untuk mengoptimalkan aset yang dimiliki, salah satunya dengan membuka Damri Bus Hotel Camper Site. Bus-bus yang sudah tidak dapat dioperasikan, direkonstruksi menjadi berbagai ruang sehingga pelaku pariwisata dapat tinggal seperti di hotel berkelas dengan sensasi berada di dalam bus.

Kegiatan ekspansi usaha itu akan mulai dilakukan pada 2019 dengan menetapkan Belitung, Lombok dan Mandalika sebagai lokasi awal. Sekitar 70 unit bus disiapkan untuk dijadikan kamar hotel.

Untuk angkutan lintas negara, Damri juga tengah menjajaki rute baru yaitu ke Timor Leste. Perseroan sebelumnya menyediakan angkutan lintas negara misalnya ke Serawak dan Kuching, Malaysia.

"Damri adalah raksasa tertidur yang akan bangkit dan bergerak dinamis. Kami semua yakin perusahaan masih memiliki banyak potensi yang bisa terus digali dan dikembangkan sehingga dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat maupun kesejahteraan pekerja," tandasnya. (OL-6)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya