Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Generasi milenial akrab dengan berbagai produk digital dan senang berbelanja pengalaman alias jalan-jalan. Setidaknya itu tergambar dari hasil riset Jenius terhadap sekitar 500 pengguna teraktifnya.
"Hasil riset kami, mereka membutuhkan liburan sebanyak 1-2 kali setahun. Sebanyak 66% menyiapkan tabungan untuk jalan-jalan dan 74% menggunakan Jenius untuk jalan-jalan," papar Irwan Sutjipto Tisnabudi, Digital Banking Value Proposition & Product Head BTPN, saat media briefing #jalan2jenius di Yogyakarta, Kamis (22/11).
Jalan-jalan dimaknai para pengguna Jenius sebagai penyegaran, meningkatkan semangat kerja, atau sebagai penghargaan terhadap diri sendiri. Sebanyak 92% pengguna bahkan sudah memiliki destinasi impian.
Jenius Flexi Saver dan Dream Saver rupanya menjadi fitur favorit untuk merancang dana liburan. Yang menarik, semua jenis tabungan tersebut tidak ditarik biaya administrasi. Jaringan Visa internasional dalam kartu debit Jenius juga mempermudah digital savvy (masyarakat melek digital) bertransaksi ketika jalan-jalan di dalam dan luar negeri.
Kemudahan transaksi menggunakan Jenius diungkapkan Claradevi Handriatmadja sebagai pengguna Jenius ketika bersama suami jalan-jalan ke Eropa beberapa waktu lalu. "Saya mengenal Jenius cukup lama dan aktif menggunakannya untuk transaksi sehari-hari. Di beberapa lokasi di Eropa, saya cukup menggunakan kartu debit Jenius ketika transaksi dan tarik tunai di ATM mana pun yang tergabung dalam jaringan Visa," jelas perempuan yang juga hobi jalan-jalan dan pemilik bisnis itu.
Karena itu, Jenius senantiasa mengikuti dinamisnya gaya hidup pengguna dengan semangat kokreasi. Semangat tersebut menginspirasi Jenius mempersembahkan fitur-fitur baru, antara lain e-wallet center, flexi cash, dan aplikasi bisnis. "Fitur e-wallet center memudahkan pengguna untuk top-up Go-Pay, Ovo, dan Tcash. Flexi cash merupakan dana siaga bagi pengguna Jenius yang membutuhkan dana tambahan. Dana tersebut dapat ditarik dan digunakan kapan saja sesuai kebutuhan," jelas Irwan.
Dalam kesempatan yang sama, Waasi B Sumintardja selaku Digital Banking Business Product Head BTPN menjelaskan aplikasi bisnis dikembangkan melalui proses kokreasi bersama para pelaku bisnis. Inovasi ini tidak hanya menyediakan sistem pembayaran dan kemudahan memantau ketersediaan barang bagi pebisnis, tapi juga memberikan kiat bisnis hingga akses promosi di media sosial langsung dari aplikasi melalui smartphone.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved