Tol Bakauheni-Palembang Fungsional pada Mudik 2019

(Cah/E-25)
24/11/2018 01:30
 Tol Bakauheni-Palembang Fungsional pada Mudik 2019
(MI/ Eva)

PRESIDEN Joko Widodo didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono melihat langsung pembangunan Tol Bakauheni-Palembang sepanjang 350 kilometer.

Presiden Jokowi menjadi saksi pembangunan tol yang bisa dilalui secara fungsional untuk mudik Lebaran 2019 dan diresmikan pada Juni 2019.

“Jadi nanti dari Bakauheni-Palembang dengan panjang 350 km ini bisa operasi Juni.  Tapi kalau Lebaran Mei 2019 berarti sudah bisa dilalui (fungsional) dan Juni 2019 bisa diresmikan,” ungkap Menteri Basuki di hadapan Presiden yang ditemani Ibu Negara Iriana Jokowi di Km 108 Tol Bakauheni-Palembang, Lampung, Jumat (23/11).

Proyek tol yang masuk prog-ram Tol Trans-Sumatra ini terbentang sepanjang 350 km. Ruasnya terdiri atas Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140 km yang sudah mencapai 96% dan Desember tahun ini selesai, Terbanggi Besar-Kayu Agung sepanjang 189 km dengan progres 83% dan rampung Juli 2019, Kayu Agung-Betung sepanjang 111 km sudah mencapai 42%, dan Pematang Panggang-Palembang (33 km) yang bisa selesai Juni 2019.

Basuki menjelaskan ruas Bakauheni-Terbanggi Besar merupakan ruas yang terlebih dulu selesai yakni Desember 2018. Dua ruas lain akan selesai Juni 2019, tapi sudah bisa dilalui secara fungsional untuk keperluan mudik 2019.

Sementara itu, lanjut Menteri PU-Pera, pengerjaan proyek tol lain yang masuk rangkaian Trans-Sumatra juga sedang berlangsung. Meskipun terdapat masalah pembebasan la­han seperti di ruas Padang-Sicincin, tol yang ­menghubungkan Bakauheni-Aceh ditargetkan bisa selesai pada 2024.

“Dengan demikian, target pembangunan jalan tol sepanjang 1.852 kilometer bisa tercapai,” tukas Basuki.

Presiden Jokowi menilai kehadiran Tol Trans-Sumatra dapat meningkatkan mobilitas dan daya saing yang lebih baik. Akses jalan tol dapat mendukung pertumbuhan kawasan ekonomi baru sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat. (Cah/E-25)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya