BRI Targetkan Transaksi Kartu Kredit Tembus Rp6 T

(Try/E-3)
23/11/2018 01:45
BRI Targetkan Transaksi  Kartu Kredit Tembus Rp6 T
( ANTARA FOTO/Yudhi )

PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (persero) Tbk menarget­kan nilai transaksi kartu kredit hingga akhir tahun ini bisa menembus angka hingga Rp6 triliun.

“Kontribusi terbesar dari to­tal transaksi kartu kredit tersebut berasal dari kegiatan leisure, seperti traveling, restoran, dan hotel, yakni sebesar 30%,” ungkap Direktur Konsumer BRI Handayani dalam jumpa pers, di Jakarta, kemarin.

Adapun total dari semua program usage pemakaian kartu kredit BRI year to date (ytd) sampai Oktober 2018 su­dah mencapai Rp5,4 triliun. “Dengan target nilai transaksi total pemakaian kartu kredit sebesar Rp6 triliun, artinya ­usage ini tumbuh 29% daripada tahun lalu (yoy) dalam si­si ukuran volume,” terang Handayani.

Guna mengejar target tersebut, BRI pun mengge­lontorkan berbagai program, termasuk berpartisipasi dalam program Garuda Online Travel Fair (GOTF) 2018. “Dari partisipasi tersebut, BRI menargetkan nilai transaksi sebesar Rp200 miliar,” tutur Handayani.

Handayani menjelaskan dalam GOTF yang digelar pada 23-29 November tersebut, BRI bertindak sebagai bank partner yang menawarkan berbagai tiket perjalanan baik domestik maupun internasional dengan harga menarik.

“Ini salah satu langkah untuk menangkap peluang merebaknya tren baru di dunia tra­velling yang didominasi oleh generasi millenial,” pungkas Handayani.

Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri llham Kurniansyah menambahkan, GOTF fase III-2018 itu merupakan upaya untuk mendukung target pemerintah dalam mencapai kunjungan 270 juta wisatawan domestik dan 17 juta wisatawan mancanegara pada 2018.
Dalam GOTF tersebut, Pikri mengatakan pihaknya menyediakan sebanyak 1,6 juta kursi promo yang bisa digunakan untuk 11 bulan hingga September 2019.

Garuda Indonesia menargetkan penjualan menembus Rp340 miliar-Rp500 miliar dalam event tersebut.

GOTF juga menawarkan ke­mudahan untuk mengakses berbagai destinasi dengan pe­nawaran menarik, seperti tiket pergi pulang Jakarta-Denpasar mulai Rp1,14 juta, rute Jakarta Labuan Bajo Rp1,4 juta, serta rute Jakarta-Yogyakarta mulai Rp780 ribu.
Adapun untuk rute internasional, seperti Jakarta-Singapura mulai Rp1,56 juta, Jakarta-Tokyo (Narita) Rp4,4 juta, serta Jakarta-Melbourne Rp5,51 juta. (Try/E-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya