Kementan Limpahkan Tanggung Jawab Pinjam Jagung ke Bulog

Andhika Prasetyo
21/11/2018 18:55
Kementan Limpahkan Tanggung Jawab Pinjam Jagung ke Bulog
(ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)

DALAM beberapa waktu terakhir, Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan kebijakan pinjam jagung, yakni meminjam jagung yang merupakan stok milik perusahaan pakan ternak besar (feedmill) untuk disebarkan kepada para peternak rakyat dengan harga yang murah yakni Rp4.000 per kilogram (kg).

Langkah itu dilakukan lantaran minimnya ketersediaan jagung yang kemudian membuat harga komoditas itu di tingkat pabrik pakan stabil tinggi di atas Rp5.000 per kg.

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Kementan Sugiono mengungkapkan kebijakan tersebut sedianya merupakan program yang diinisiasi Perum Bulog.

"Peminjaman ini atas usulan dan menjadi program Bulog untuk membantu peternak kecil. Atas permintaan Bulog, Kementan membantu menentukan peternak yang tersebar di daerah mana saja yang membutuhkan bantuan jagung untuk pakan dalam waktu dekat," ujar Sugiono melalui keterangan resmi yang diterima Media Indonesia, Rabu (21/11).

Baca juga: BI: Ekonomi 2019 Tumbuh Hampir Sama dengan Tahun Ini

Saat ini, sudah terdapat dua feedmill yang bersedia bermitra dan meminjamkan jagung mereka yakni Charoen Pokphand dan Japfa dengan total 10 ribu ton.  Karena program tersebut diinisiasi Bulog, Sugiono menegaskan, perseroan pula yang nanti berkewajiban mengembalikan jagung yang dipinjam.

"Pengembalian jagung pinjaman ini menjadi tanggung jawab Bulog sepenuhnya. Nanti akan dikembalikan dalam bentuk jagung pakan juga," tuturnya. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya