Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Dono Bustami, mengungkapkan selama ini ada banyak kesalahpahaman yang timbul di dalam industri kelapa sawit.
Beberapa pihak menganggap industri sawit merusak lingkungan karena memicu deforestasi.
"Padahal jika dilihat dari produktivitas, kelapa sawit merupakan penghasil minyak nabati terbaik jika dibandingkan tanaman-tanaman lainnya seperti rapeseed, bunga matahari ataupun kedelai," katanya di Jakarta, Senin (19/11).
Produktivitas kelapa sawit bisa mencapai 5 ton per hektare (ha), sementara rapeseed hanya 0,7 ton per ha, bunga matahari 0,6 ton per ha dan kedelai 0,4 ton per ha.
Artinya, pengembangan kelapa sawit lebih efektif dan memerlukan lahan yang lebih sedikit untuk menghasilkan minyak nabati dalam jumlah besar.
Baca juga: Rugikan Industri Kelapa Sawit, Apindo Desak Pemerintah Boikot Greenpeace
Indonesia saat ini juga menerapkan moratorium sehingga peningkatan produksi minyak kelapa sawit tidak dilakukan dengan cara menambah luas lahan melainkan dengan mengintensifkan produktivitas.
"Itulah mengapa salah satu fokus kita adalah replanting, peremajaan tanaman sawit. Itu kita lakukan untuk meningkatkan produksi tanpa membuka lahan baru," ucapnya).
Dari sisi kemanusiaan, sejak 2000, industri sawit mendorong setidaknya 10 juta penduduk keluar dari garis kemiskinan dan 1,3 juta di antara mereka hidup di pedesaan.
"Lebih dari 50% pemain di industri sawit adalah petani rakyat, umumnya yang berpendapatan rendah. Setiap satu petani mengontrol tidak lebih dari 4 ha lahan kebun," tandas Dono. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved