Pemerintah Dorong Pembangkit Ramah Lingkungan

(Cah/E-3)
16/11/2018 23:00
Pemerintah Dorong Pembangkit Ramah Lingkungan
(FOTO ANTARA/ Ujang Zaelani)

WAKIL Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar menyampaikan pemerintah akan terus mendorong dan mendukung pembangkit-pembangkit listrik yang ramah lingkungan.

“Dalam hal ini misalnya pembangkit bisa menerapkan teknologi supercritical untuk turbin listrik berenergi uap, apalagi dengan teknologi ultra-supercritical,” ungkap Arcandra dalam keterangan resmi yang diterima Media Indonesia, Jumat (16/11).

Dia menjelaskan pembangkit ramah lingkungan dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan dalam penyediaan pasokan listrik di seluruh daerah dan menjaga kelestarian lingkung-n. “Ke depan, pembangkit-pembangkit listrik clean ener-gy akan te­rus pemerintah bangun,” terangnya.

Pembangkit listrik ramah lingkungan yang kini dikembangkan antara lain pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) 1x660 Mw di Cirebon. PLTU yang dikembangkan konsorsium pembangkit listrik Cirebon Power tersebut dikenal menjadi pelopor penerapan teknologi batu bara bersih.

Terbukti, PLTU itu mendapatkan dua penghargaan yakni the best pioneer in nutilization of clean coal technology in the country dalam ajang ASEAN Outsanding Engineering Achievement Award 2018 di Singapura, juga the best en­vironmentally concerned company dalam ajang Indonesia Best Electricity Award 2018.

“Ini bukti kepedulian kami terhadap lingkungan. Kami dipandang sukses dalam menjaga kelestarian lingkungan sekitar ketika menjalankan pembangkit listrik,” terang Presiden Direktur Cirebon Po­wer Heru Dewanto.

Pada kesempatan terpisah, Dirjen Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM menggandeng Bank Dunia bersama In­donesian Mining Institute untuk melakukan diagnosis beragam kebijakan sektor pertambangan di Indonesia.

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa dalam tata kelola (governance) mineral dan batu bara (minerba), transparansi, partisipasi, serta akuntabilitas menjadi unsur utama.

Direktur Pembinaan Program Minerba Muhammad Wafid juga berharap analisis itu akan membantu Ditjen Minerba serta pemerintah untuk terus meningkatkan investasi dalam bidang minerba. “Terlebih target investasi bidang minerba tahun ini meningkat 119% dari tahun sebelumnya.” (Cah/E-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya