Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RUPIAH menjadi mata uang terkuat di Asia Pasifik pada perdagangan Kamis (15/11). Demikian disampaikan Jameel Ahmad, Global Head of Currency Strategy & Market Research FXTM. Momentum beli rupiah menguat setelah Bank Indonesia memberi kejutan dengan meningkatkan suku bunga untuk ke enam kalinya di tahun 2018.
"Rupiah meningkat di atas 0,9% saat ini. Namun mata uang Indonesia berpotensi untuk semakin menguat di saat investor mencerna langkah terbaru BI. Penurunan Dolar AS selama tiga hari terakhir berturut-turut juga membantu sentimen pasar berkembang," ujar Jameel, Kamis (15/11).
Baca juga: Kredit Akhir Tahun Diyakini Bisa 13%, Perbankan Pesimis
Rupiah terpantau ditutup menguat 121,5 poin (+0,82%) di level 14.665 per dolar AS. Disampaikan Gubernur Bank Indonesia, secara year to date rupiah telah terdepresiasi 8,25%. Jameel melanjutkan, ini adalah kenaikan suku bunga ke-6 kali yang dilakukan BI tahun ini dan BI layak mendapatkan pujian atas keberanian untuk bertindak fleksibel dalam upaya membantu pasar Indonesia.
"Kenaikan suku bunga terkini akan membantu mengundang masuknya modal ke Indonesia, dan menolong defisit transaksi berjalan serta mencegah tekanan inflasi setelah rupiah melemah lebih dari 10% tahun ini," tukas Jameel. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved