Pertamina EP Manfaatkan CO2 Lapangan Subang

(E-3)
15/11/2018 00:00
 Pertamina EP Manfaatkan CO2 Lapangan Subang
(ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

PT Pertamina EP dan PT Chemindo Inti Usaha menjalin kerja sama terkait dengan pemanfaatan off-gas karbon dioksida (CO2) dari Lapangan Subang, Jawa Barat, melalui perjanjian jual beli gas (PJBG) CO2.

Direktur Utama PT Pertamina EP Nanang Abdul Manaf mengatakan kandungan CO2 dalam gas yang diproduksi dari lapangan Subang cukup tinggi yakni 23% sehingga perlu dikurangi agar bisa memenuhi standar gas untuk dijual ke konsumen.

“Bagi kami ini amat surprise karena inisiasi dimulai sejak Maret 2014. Ini akan meng-create suatu value dan muncul benefit bagi kedua belah pihak,” ungkap Nanang seusai menandatangani kick off PJBG CO2 Lapangan Subang dengan PT Chemindo Inti Usaha di Jakarta, Selasa (13/11/), melalui keterangan resminya, Rabu (14/11).

Induk usaha PT Chemindo Inti Usaha merupakan perusaha­an yang bergerak di bidang peng­olah­an CO2 selama 38 tahun dan memiliki pabrik di Cilegon berkapasitas 200 ton per hari.

“Nantinya kami juga membangun pabrik pengolahan CO2 di Subang. Kami ingin mengembang­kan pabrik CO2 dengan menggu­nakan off-gas CO2 removal Pertamina EP Asset 3 Lapangan Subang. Selain untuk keperluan bisnis, pengolahan gas CO2 juga mengurangi pencemaran lingkungan,” papar Wakil Dirut PT Chemindo Inti Usaha, Suzanto.

Ia mengatakan rencananya pabrik pengolahan di Subang ber­­kapasitas sekitar 150 ton per hari.

Menurut Suzanto dengan produksi CO2 di lapangan Subang yang relatif banyak, kerja sama itu jadi peluang usaha di tengah kebutuhan atas CO2 saat ini.

Banyak perusahaan yang memanfaatkan gas CO2 untuk keperluan produksi minuman bersoda, pengelasan di industri otomotif, food processing, dan keperluan lain. “Untuk sarana distribusi, kami punya divisi sendiri, dengan armada distribusi yang cukup kuat untuk mendukung kebutuh­an pasar,” pungkas Suzanto.

Vice Chairman of the ­Stan­ding Committee on Marine and Fisheries Kadin Indonesia sekaligus pakar CO2 Wajan Sudjana Sudja menyampaikan CO2 saat ini memi­­liki banyak ­pengaplikasian seper­­ti pengawetan. Untuk produk-pro­­duk seperti perikanan dan perta­ni­an, misalnya, akan lebih baik jika didinginkan dengan CO2 daripada menggunakan teknologi konvensional seperti pendinginan freon atau amonia di cold storage. (E-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya