Kementan Ingin Bangun Sentra Jagung Terintegrasi

(Pra/E-3)
13/11/2018 03:45
Kementan Ingin Bangun Sentra Jagung Terintegrasi
( FOTO ANTARA/Anis Efizudin)

KEPALA Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi menyatakan Kementan saat ini tengah mengkaji pemindahan atau pembukaan pabrik-pabrik pakan baru di daerah sentra jagung.

Upaya itu untuk mengatasi persoalan utama dari tingginya harga pakan ternak, yakni jauhnya jarak antara pabrik pakan dan sentra produksi jagung sehingga biaya distribusi jadi lebih mahal dan akhirnya mengerek harga jagung atau pakan di tingkat pabrik.

"Kami ingin bangun industri pakan dekat dengan sentra produksi jagung. Ini masih terus dikaji. Intinya harus menguntungkan bagi pengusaha," ujar Agung di kantornya, Jakarta, kemarin.

Ia melanjutkan, ada banyak hal yang dipertimbangkan untuk bisa merealisasikan rencana tersebut. Pemerintah harus melihat bagaimana kondisi lokasi yang menjadi target pembangunan pabrik pakan baru.

"Kita harus lihat apakah di sana ada banyak peternak. Kalau sudah dekat daerah sentra tapi jauh dari peternak, sama saja besar biayanya," jelas Agung.

Di luar itu, populasi penduduk juga jadi pertimbangan lainnya. Semakin banyak penduduk yang mengonsumsi ayam atau telur, potensi keberhasilan di wilayah itu kian terbuka lebar.

"Jadi pertimbangan akan dilihat mulai dari produksi jagung, pakan, peternak, hingga konsumen. Semuanya harus terintegrasi," tutup Agung





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya