Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan I Ketut Diarmita menekankan tidak akan menahan stok jagung impor ketika telah tiba di Tanah Air. Jagung yang diproyeksikan datang dari Argentina dan Brasil sebesar 100ribu ton akan segera diserahkan kepada para peternak yang memang membutuhkan.
"Langsung disebar. Kenapa ditahan-tahan. Makin cepat makin baik. Peternak di lapangan sudah teriak-teriak," ujar Ketut di Jakarta, Senin (12/11).
Baca juga: Kementan Wacanakan Bangun Industri Jagung
Ketut pun telah menandai daerah-daerah yang mengalami krisis jagung, seperti di Blitar, Kendal, Malang, Tulung Agung, Solo, Subang dan Bogor. "Itu permintaan mereka. Saya sudah cek dan setorkan data itu ke Bulog. Nanti Bulog yang akan sebarkan sesuai data itu," jelasnya.
Kendati sebentar lagi akan memasuki musim panen, Ketut mengatakan mungkin hasil produksi yang muncul pada Desember tidak akan terlalu besar.
"Iya memang di Kediri, Mojokerto ada panen. Kami harap impor ini untuk menjaga stabilitas harga. Jangan sampai ketika petani panen, impor jalan. Tapi kalau panennya tidak cukup, jagung impor pasti dikeluarkan," tegasnya.
Terlebih, lanjutnya, jika titik panen berada jauh dari lokasi peternakan, hasil produksi juga tidak akan mudah didistribusikan.
"Tergantung panennya di titik mana dan berapa banyaknya. Sekarang kalau peternak butuh 10 ton, terus panen cuma 2 ton, bagaimana?" ucap Ketut. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved