Zara Perluas Penjualan Daring di 106 Negara

Tesa Oktiana Surbakti
07/11/2018 20:50
 Zara Perluas Penjualan Daring di 106 Negara
(Thinkstock)

PERUSAHAAN retail pakaian raksasa asal Spanyol, Zara, akan memperluas penjualan berbasis daring ke 106 negara, sebagian besar di Afrika, melalui platform khusus. Perusahaan induk Zara, Inditex, mengumumkan langkah ekspansi bisnis tersebut pada Rabu (7/11) ini.

Dengan bertambahnya jumlah negara yang masuk dalam jaringan penjualan, menunjukkan penjualan produk pakaian Zara dapat diakses secara daring di 202 negara.

"Mulai besok, koleksi pakaian global Zara untuk perempuan, laki-laki dan anak-anak-anak, akan tersedia di total 202 negara pasar. Dalam hal ini didukung toko terpadu dan platform daring," bunyi keterangan resmi korporasi.

Manajemen Inditex menargetkan seluruh merek di bawah payung korporasi, termasuk Massiomo Dutti dan Bershka, dapat terjual melalui daring pada 2020. Pelanggan Zara di berbagai negara, seperti Angola, Pantai Gading dan Indonesia, dapat memesan produk dalam kurs euro termasuk biaya pengiriman dan beban tarif bea cukai. Pesanan akan dipenuhi platform daring dari yang berbasis di Spanyol.

Penjualan produk daring di Inditex melonjak 41% pada 2017 atau hampir mencapai 10% dari total penjualan korporasi. Kendati demikian, capaian tersebut masih sedikit tertinggal dibandingkan beberapa rival korporasi.

Inditex berupaya mengintegrasikan penjualan daring dengan jaringan toko yang tersebar luas. Fokus utamanya menyasar pada toko berskala besar yang berpotensi menarik perhatian pelanggan untuk mencoba pengalaman berbelanja produk melalui daring.(Channelnewsasia/OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya