Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERGERAKAN nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada sore kemarin melanjutkan penguatan sebesar 163 poin menjadi Rp14.804 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.967 per dolar AS.
Ekspetasi meredanya perang dagang menyusul rencana pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di perhelat-an G-20, serta realisasi pertumbuhan ekonomi domestik kuartal III 2018 sebesar 5,17% menjadi sentimen positif pendorong penguatan rupiah.
“Pertemuan antara Presiden Trump dengan Xi Jinping memberikan paling tidak solusi yang positif, sehingga dampaknya juga positif kepada mata uang negara berkembang,” kata Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo di Jakarta, Selasa (6/11).
Pertumbuhan ekonomi kuartal III 2018 sebesar 5,17% juga memberikan deskripsi bahwa konsumsi, investasi dan ekspor masih terus bertumbuh, meskipun belum bisa terakselerasi signfikan dan masih dihantui meningkatnya laju impor.
“Tapi, sebenarnya angka pertumbuhan kuartal III itu masih cukup tinggi karena dorongan dari permintaan domestik, investasi, dan konsumsi juga masih besar,” ujar Dody.
Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk Rully Nova mengatakan perjanjian bilateral antara BI dan Bank Sentral Singapura setara US$10 miliar direspons positif pasar.
”Perjanjian itu akan membuat akses likuiditas dalam valuta asing kuat,” katanya.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia Ari Kuncoro memprediksi nilai tukar rupiah dapat menguat menuju level Rp14.500 bila perang dagang AS dan Tiongkok mereda.
Meski mendapat sentimen positif, pemerintah masih perlu menuntaskan pekerjaan rumah memperbaiki current account deficit (CAD) atau defisit neraca perdagangan. Sebab salah satu akar permasalahan pelemah-an rupiah ialah besarnya CAD yang di atas rata-rata negara berkembang lainnya. Selain juga tren kenaikan suku bunga global.
Di sisi lain, seiring dengan penguatan rupiah, indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia mengalami penguatan. Indeks ditutup menguat tipis di 3,33 poin atau 0,06% menjadi 5.923,93 di tengah pelemahan bursa di negara lain.
Pergerakan IHSG yang bertahan di area positif salah satunya ditopang dari nilai tukar rupiah yang terapresiasi terhadap dolar, menunjukan stabilnya perekonomian nasional,” kata Vice President Research Department, Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya, di Jakarta, seperti dikutip Antara. (Try/E-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved