Investasi, Konsumsi Perlu Ditambah

(Nur/E-1)
06/11/2018 06:10
Investasi, Konsumsi Perlu Ditambah
(IST)

BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi pada triwulan III 2018 sebesar 5,17% (yoy).

Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah mengatakan angka tersebut cukup mengejutkan karena di luar prediksi kebanyakan ekonom yang memperkirakan ekonomi tumbuh di kisaran 5,1% hingga 5,15%.

"Faktor pendorong utamanya ialah investasi yang meningkat cukup besar menjadi 6,96% dari sebelumnya 5,87% pada triwulan II 2018. Peningkatan investasi ini yang di luar dugaan karena terjadi setelah rilis angka investasi oleh BKPM yang menunjukkan penurunan," kata Piter kepada Media Indonesia, kemarin.

Piter mengatakan pertumbuhan ekonomi triwulan III 2018 yang mencapai 5,17% menyiratkan pertumbuhan ekonomi tahun ini akan lebih baik jika dibandingkan dengan tahun lalu. "Pemerintah harus bekerja keras agar dua bulan tersisa, investasi dan konsumsi bisa menggerakkan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik," katanya.

Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Ahmad Erani Yustika mengatakan pemerintah akan terus fokus melakukan sejumlah hal untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 2018. "Di antaranya menjaga inflasi agar tetap mendukung kegiatan investasi, mempercepat realisasi belanja pemerintah pusat dan daerah (terutama dana desa)," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Media Indonesia,

Selain itu, tambahnya, pemerintah akan mendorong realisasi investasi dan memacu ekspor untuk memastikan agar neraca perdagangan surplus sampai akhir tahun.

Pertumbuhan ekonomi triwulan III setinggi itu, dikatakan Erani, jelas menggembirakan di tengah tekanan eksternal yang ada, "Dengan pertumbuhan triwulan III itu, pemerintah telah mampu menjaga ekonomi tumbuh di atas 5%," tandasnya.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya