Industri Manufaktur Besar dan Sedang Tumbuh 5,04%

Nur Aivanni
01/11/2018 16:09
Industri Manufaktur Besar dan Sedang Tumbuh 5,04%
(MI/MOHAMAD IRFAN )

BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat industri manufaktur besar dan sedang (IBS) pada triwulan III 2018 tumbuh sebesar 5,04% (yoy). Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan triwulan II yang sebesar 4,36% (yoy). Namun, pertumbuhan triwulan III ini lebih kecil sedikit dibandingkan dengan triwulan I yang sebesar 5,36% (yoy).

"Pertumbuhan ini tentunya menggembirakan, karena ini lebih tinggi dibandingkan triwulan II, tapi sedikit lebih kecil dibandingkan triwulan I. Kita berharap ke depan industri kita akan makin tumbuh bagus," kata Kepala BPS Suhariyanto, di Gedung BPS, Jakarta, Kamis (1/11).

Industri BMS yang tumbuh paling tinggi adalah industri pakaian jadi, yakni sebesar 23,13%. Sebaliknya, industri komputer, barang elektronik dan plastik tumbuh negatif 23,31%. "Ini kemungkinan dipengaruhi oleh harga bahan baku yang meningkat," katanya.

Sementara, untuk industri manufaktur mikro dan kecil (IMK) pada triwulan III 2018 pertumbuhannya sebesar 3,88% (yoy). "Kita menyadari industri mikro dan kecil itu gampang tutup, gampang bukanya cepat sekali. Tapi perlu mendapat perhatian karena banyak sekali rumah tangga kecil yang menggantungkan hidupnya pada IMK," ujarnya.

Adapun, pergerakan IMK dari tahun ke tahun yang paling besar adalah industri logam dasar sebesar 18,64%. Sebaliknya, industri yang mengalami pertumbuhan negatif adalah industri pengolahan tembakau, turun 44,78%.

"Tembakau ini adalah tanaman musiman sehingga sangat fluktuatif. Ketika cuaca kurang mendukung akan berpengaruh negatif pada industri tembakau," pungkasnya.

Pertumbuhan produksi IMB dan IMK akan terlihat dampaknya pada PDB yang akan diumumkan pada 5 November mendatang. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya