Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDAK mudah menghadapi bonus demografi yang akan dihadapi Indonesia pada 2045 nanti. Demikian yang disampaikan oleh Ekonom Dorodjatun Kuntjoro Jakti di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (31/10). Menurutnya, pemerintah harus bisa memimpin percepatan pembangunan hingga sekitar tahun 2040, sehingga nantinya bangsa Indonesia siap dalam menghadapi bonus demografi tersebut.
"Tanggung jawab generasi berikut sangat tidak mudah. Anda harus memimpin di dalam kurun waktu sekitar 30 tahun ke depan Indonesia keluar dari middle income trap," katanya dalam seminar dengan tema Dialog Lintas Generasi: Melanjutkan Estafet Pembangunan Ekonomi Menuju Indonesia Emas 2045.
Pada kesempatan yang sama, CEO Tokopedia William Tanuwijaya mengatakan bahwa Indonesia masih mempunyai masalah di pemerataan pembangunan. Ia menyebutkan, akses produk atau pendidikan masih terbatas. Menurutnya, pembangunan infrastruktur bisa membantu untuk membuka akses yang terbatas tersebut.
Baca juga: Ini Kebijakan Pemerintah Hadapi Bonus Demografi 2045
"Tokopedia membangun jalur distribusi ke seluruh Indonesia. Membangun jalur bisnis melalui akses teknologi," katanya. Menurutnya, Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar bagi perkembangan teknologi, tapi Indonesia harus bisa berkontribusi aktif untuk menyelesaikan masalah di Indonesia terutama yang berkaitan dengan teknologi.
Sementara itu, Co-Founder & CPO Ruang Guru Iman Usman pun menceritakan bahwa dirinya membuat akses pendidikan melalui teknologi adalah sebagai langkah untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi anak bangsa Indonesia.
"Untuk meningkatkan akses dan kualitas lewat aplikasi yang kita bangun, anak-anak dimana pun mereka berada bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas dari guru yang terbaik," pungkasnya. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved