Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
USAHA kecil dan menengah (UMKM) memiliki peranan penting di Indonesia dan berkontribusi cukup signifikan bagi pertumbuhan ekonomi di Tanah Air.
Bahkan, UMKM terbukti mampu bertahan dari krisis yang tiba-tiba datang, termasuk juga menekan tingkat pengangguran. Meski memiliki peranan penting terhadap perekonomian, UMKM masih memiliki kendala untuk terus tumbuh dan berkembang. Salah satu masalah utama yang terus terjadi ialah berkaitan dengan struktur permodalan. Padahal, modal yang kuat menjadi syarat utama bagi UMKM untuk terus berekspansi di masa mendatang.
Di titik ini, peran dari Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo) menjadi penting dan krusial. Perum Jamkrindo memiliki fungsi untuk menjembatani UMKM dan koperasi (UMKMK) yang mempunyai usaha layak (feasible), tetapi belum memenuhi persyaratan teknis perbankan (unbankable) untuk dapat memperoleh akses keuangan dengan skema penjaminan kredit.
Pada prinsipnya, penjaminan kredit memberikan kemudahan kepada pelaku UMKM dalam memperoleh kredit dari bank maupun lembaga jasa keuangan non bank yang terkendala dengan agunan/jaminan. Sebagai perusahaan yang diberi mandat khusus oleh pemerintah untuk melakukan penjaminan bagi UMKMK, Perum Jamkrindo telah lama menjadi tonggak pemberdaya UMKMK. Selain memberikan jaminan kredit, Perum Jamkrindo juga berinovasi dengan melakukan pemeringkatan terhadap UMKM dan juga memberikan pendampingan kepada para UMKM.
Direktur Utama Perum Jamkrindo Randi Anto menegaskan, Jamkrindo berkomitmen membantu UMKM naik kelas atau tumbuh dengan skala yang lebih besar. “Sudah menjadi tanggung jawab dan fokus kami untuk memajukan UMKM dan koperasi,” ujar Randi.
Untuk itu, lanjut Randi, setiap tahunnya Perum Jamkrindo meningkatkan kapasitas penjaminan kreditnya. Dalam 5 tahun terakhir (2013-2017) volume penjaminan Perum Jamkrindo terus meningkat dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 31,58% per tahun . “Dalam 10 tahun terakhir (pada 2008-Juni 2018) Jumlah UMKM yang telah dijamin Perum Jamkrindo mencapai lebih dari 21 juta UMKM,” ungkap Randi.
Dari sisi kinerja operasional konsolidasi, total realisasi volume penjaminan sampai September tercatat sebesar Rp124 triliun. Porsi terbesar 78% atau Rp82,70 triliun diperoleh dari penjaminan non kredit usaha rakyat (KUR) dan sisanya Rp41,30 triliun merupakan penjaminan KUR. Total aset pada September 2018 sebesar Rp15,51 triliun atau meningkat sebesar 5,6% dari aset per 31 Desember 2017.
Saat ini, Perum Jamkrindo telah memiliki beragam produk yang mendukung dan menjadi solusi UMKM menuju sukses. Selain penjaminan program yang utama, yakni KUR, Perum Jamkrindo juga memilki banyak produk penjaminan yang lain.
Di antaranya, penjaminan kredit mikro, penjaminan kredit umum, penjaminan kredit multiguna, penjaminan kredit distribusi barang, penjaminan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP), penjaminan kredit kendaraan bermotor, penjaminan surety bond, penjaminan custom bond, penjaminan bank garansi atau kontra garansi, penjaminan supply chain financing, dan penjaminan fintech lending.
Di samping itu, Perum Jamkrindo juga mendapat amanat dari pemerintah melalui peraturan pemerintah (PP) Nomor I Tahun 2016 sebagai lembaga pelaksana penjaminan sistem resi gudang.
Untuk dapat memberikan diferensiasi, lebih lanjut, Randi mengatakan Jamkrindo memberikan nilai lebih dari sisi layanan, yakni kehandalan dan kemudahan pemrosesan penjaminan dan klaim serta pembinaan hubungan baik. “Kami terus berinovasi untuk memberikan memberikan pelayanan luas dan berkualitas,” imbuh Randi.
Membina ribuan UMKM
Sebagai perusahaan penjaminan terbesar Perum Jamkrindo juga mengemban tugas untuk melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang diwujudkan Program Kemitraan Binaan Lingkungan (PKBL). PKBL terdiri dari dua jenis program, yaitu program kemitraan dan bina lingkungan.
Program kemitraan ialah kewajiban yang harus dilakukan oleh perusahaan BUMN untuk memberikan pinjaman usaha dan pembinaan kepada UMKM. Sedangkan bina lingkungan ialah program yang diberikan melalui bantuan dana untuk keperluan kegiatan pengembangan masyarakat tempat perusahaan tersebut beroperasi.
Sampai dengan triwulan III 2018, Perum Jamkrindo telah memiliki 1.748 mitra binaan. Selain memberikan pinjaman usaha, Perum Jamkrindo juga melakukan pendampingan usaha dan membantu UMKM memperluas pasar dengan cara memfasilitasi mereka ikut dalam pameran-pameran, baik skala nasional maupun internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved