Usung Smart Tourism, Pariwisata Bidik Milenial

Cahya Mulyana cahya
27/10/2018 07:20
Usung Smart Tourism, Pariwisata Bidik Milenial
(ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

PEMERINTAH optimistis industri pariwisata bisa menjadi tulang punggung ekonomi bangsa. Karena itu, segala upaya untuk menarik wisatawan terus dilakukan agar bisa meningkatkan devisa, termasuk melalui teknologi digital.

"Salah satu upaya itu ialah besinergi dengan Grab untuk mendukung program Wonderful Indonesia melalui strategi smart tourism. Kami harap kolaborasi ini bisa mewujudkan target pemerintah mendatangkan 17 juta wisatawan mancanegara pada tahun ini dan 20 juta wisatawan mancanegara pada 2019," ujar Arief saat meluncurkan program Jelajah Indonesia lebih dekat, di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, kemarin.

Ia mengatakan Grab akan memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi 17 juta wisatawan mancanegara dan mempromosikan destinasi wisata terbaik di Indonesia kepada lebih dari 125 juta pengguna Grab di 8 negara.

Kerja sama itu, kata Arief, memanfaatkan teknologi digital untuk meraup kalangan milenial yang merupakan konsumen paling haus pada pengalaman berwisata jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

"Generasi milenial atau lebih populer kids zaman now sering menyebut diferensiasi produk destinasi baru ini dengan istilah instagrammable. Harapannya tahun ini ada 100 destinasi digital di 34 provinsi."

Menurut Arief, target itu bukan hal mustahil mengingat Indonesia telah mampu menandingi semua negara Asia untuk tujuan wisata. Bahkan di Asia Tenggara, Indonesia menduduki peringkat pertama. "Kita tidak pernah berpikir bisa mengalahkan Singapura, Thailand, dan Malaysia, tapi hari ini terbukti bisa," pungkasnya.

Sulap bandara

Presdir PT Angkasa Pura II (persero) M Awaluddin optimistis teknologi digital dapat membantu pemerintah menarik wisatawan, termasuk dengan menjadikan bandara sebagai salah satu tujuan wisata.

Untuk itu, pihaknya akan menyulap bandara yang dikelola Angkasa Pura II menjadi destinasi wisata digital.

"Awal November nanti jadi momen tepat untuk menyulap 15 bandara di Angkasa Pura II menjadi bandara yang makin instagrammable sehingga pengguna jasa, khususnya kids zaman now, bisa mendapatkan customer experience berbeda," terangnya.

Ia menegaskan kerja keras dan komitmen menjadi kunci dalam mewujudkan bandara yang lebih instagrammable.

"Kami menargetkan 1 juta unggahan momen-momen di sosial media Twitter, Instagram, dan Facebook saat para pengguna jasa berada di bandara-bandara AP II bisa terwujud," pungkasnya.

Sementara itu, Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menambahkan wisatawan dapat berwisata di berbagai kota di Indonesia dengan aman dan nyaman melalui berbagai layanan Grab. Wisatawan juga dapat menemukan rekomendasi restoran dan mencicipi kuliner lokal khas dengan GrabFood.

"Kami senang bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dalam mendorong kunjungan wisatawan 17 juta pada 2018 dan 20 juta pada 2019." (SM/E-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya