Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KONTRIBUSI sektor pariwisata terhadap penerimaan devisa negara terus meningkat dari 12,23 miliar dolar Amerika Serikat (AS) pada tahun 2015 menjadi sekitar 17 miliar dolar AS pada tahun ini.
Berdasarkan data yang diterima Media Indonesia, pertumbuhan pariwisata Indonesia Januari-Desember 2017 mencapai 22% atau di atas rata-rata pertumbuhan turisme dunia 6,4% dan pertumbuhan ASEAN 7%.
Sementara itu, realisasi kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia terus mengalami peningkatan, yakni 55% secara absolut. Dari tahun 2014 sebesar 9 juta menjadi 14 juta pada tahun 2017.
Presiden Joko Widodo katanya sejak awal menginginkan pariwisata menjadi penyumbang devisa terbesar dan kini berada di posisi keempat besar setelah industri kelapa sawit (CPO), migas dan batu bara.
Baca juga: Jokowi Antar Pariwisata RI ke Peringkat 9 Dunia
Sumbangan devisa dari sektor pariwisata meningkat sejak tahun 2015 dari 12,2 miliar dollar AS, pada 2016 menjadi 13,6 miliar dollar AS dan pada tahun 2017 naik lagi menjadi 15 miliar dollar AS dan pada tahun ini ditargetkan meraup devisa hingga 17 miliar dollar AS dan tahun depan diproyeksikan 20 miliar dollar AS.
Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara terus melejit dari tahun 2015 sebanyak 9,7 juta, pada tahun 2016 menjadi 11,5 juta, tahun 2017 sebanyak 14 juta. Adapun sampai Agustus 2018, jumlah turis asing sudah mencapai 10,58 juta dari target 17 juta wisman.
Kunjungan pelancong Nusantara juga menunjukkan hal menggembirakan. Sejak tahun 2015 sebanyak 255 juta, tahun 2016 berkembang lagi menjadi 264 juta, dan tahun 2017 meningkat lagi menjadi 271 juta. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved