Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI pelaku industri kreatif yang ingin mendobrak pasar global, Managing Director Lentera Nusantara, Wahyu Agung Pramudito, ingin mendapatkan dukungan dari berbagai kalangan, khususnya oleh pemerintah.
Perusahaan start up yang berfokus pada pengembangan aplikasi dan game ini mengaku, dengan dibentuknya Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) pada tiga tahun silam telah mampu membantu mereka dapat bersaing di pasar global.
"Tapi ya ada juga tantangan buat kita. Bagaimana kita mengolah potensi yang ada menjadi peluang untuk meningkatkan daya saing. Yang terpenting bagi saya adalah metode yang dipakai harus benar untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan," kata Agung di sela-sela peluncuran buku Opus 2019 di Djakarta Theater, Rabu (17/10).
Sebelum adanya Bekraf, menurut laki-laki lulusan University of Manchester ini, harus mengurus sendiri keperluan development kit yang harus diimpor dari luar negeri dan melalui birokrasi dari beberap lembaga terlebih dahulu.
"Jika kita pelaku industri yang ngurusin sendiri jadinya repot. Sekarang kita sudah banyak dibantuk sama Bekraf dan tidak ada masalah," tandasnya.
Saat ini, menurut Agung, dukungan dari Bekraf tidak hanya mengenai bantuan material, namun juga keseriusan pemerintah untuk menciptakan ekosistem industri yang memanjakan para pelaku industri.
Meski tak mudah, dengan adanya komitmen dari pemerintah, Agung memprediksi industri kreatif dapat terus menggeliat seiring dengan proses menuju iklim industri yang established.
"Dulu sebelum ada Bekraf, kita pelaku industri jalan sendiri-sendiri. Sekarang, kita bringing together dan ketemu networking dengan cepat," kata Agung.
Senada dengan Agung, pelaku industri kreatif lainnya, Arekha Bentangan, mengaku dengan adanya Bekraf telah berperan dalam perjalanan perusahaan yang tengah digarapnya, yaitu Mycotech.
Bergerak dalam subsektor desain produk, Arekha mengatakan ia menjadi bagian dari delegasi Indonesia saat mengikuti ajang South by Southwest (SXSW) 2018 di Austin, Texas, Amerika Serikat.
"Dengan ikut delegasi tersebut kami bisa menunjukkan produk dan teknologi yang kami miliki serta mendapatkan potensi kemitraan serta investor dari luar negeri," kata Arekha.
Menciptakan ekosistem yang menggeliat merupakan upaya yang terus dilakukan oleh Bekraf. Menurut Kepala Bekraf, Triawan Munaf pemerintah terus berusaha memenuhi permintaan para pelaku industri dapat bersaing di pasar global.
"Memang butuh waktu, ya. Tapi terus kita usahakan. Kita bikin regulasi yang mengatur ekosistem agar sehat dan pasar nasional nantinya juga ikut bergairah," kata Triawan. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved