Meikarta Tersandung KPK, Harga Saham Perusahaan Properti Group Lippo Anjlok

Yanurisa Ananta
16/10/2018 18:50
Meikarta Tersandung KPK, Harga Saham Perusahaan Properti Group Lippo Anjlok
(ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

HARGA saham dua perusahaan properti Group Lippo anjlok hari ini. Hal itu terjadi pascaoperasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat Kabupaten Bekasi dan Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro.

Tak tanggung-tanggung, pada penutupan perdagangan, harga saham PT Lippo Karawaci (LPKR) merosot 13,36% atau 185 poin dari harga Rp1.385 per saham di perdagangan Senin (15/10) kemarin menjadi Rp1.200 per saham hari ini.

Guru Besar Ekonomi Universitas Gadjah Mada, Tony Prasetiantono, mengatakan, merosotnya harga saham Group Lippo sudah bisa dipastikan disebabkan kasus yang melilit Meikarta. Harga saham emiten bisa dipengaruhi reputasi perusahaan (reputational risk).

"Sudah pasti iya (dipengaruhi kasus Meikarta). Selain dipengaruhi kondisi fundamental, harga saham emiten juga dipengaruhi reputasi perusahaan. Kasus ini menyangkut reputasi perusahaan," kata Tony saat dihubungi, Selasa (16/10).

Anjloknya harga saham juga terjadi pada harga saham PT Lippo Cikarang (LPCK) yang turun 5,52% atau 16 poin dari harga per saham Rp290 menjadi Rp274 per saham. Selama perdagangan hari ini, saham diperdagangkan di kisaran Rp256-Rp288.

Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada meyakini OTT KPK yang melibatkan direksi Group Lippo berimbas buruk pada kinerja saham. Menurutnya, manajemen harus segera memberikan kepastian kepada investor soal keberlanjutan mega proyek Meikarta.

"Manajemen harus segera bikin keterangan terkait hal ini. Apakah terlibat atau tidak hingga bagaimana proses keberlangsungan proyek tersebut. Soal kinerjanya tergantung arahan manajemen," tutur Reza. (OL-1)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya