Fluktuasi Dolar di 2019, BI: Kisaran Rp14.800 - Rp15.200

Nur Aivanni
15/10/2018 19:43
Fluktuasi Dolar di 2019, BI: Kisaran Rp14.800 - Rp15.200
(ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

GUBERNUR Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan bahwa ketidakpastian perekonomian global saat ini memang akan terus berlanjut, hanya saja arahnya akan lebih positif. Ada tiga indikator yang mendukung hal tersebut.

Pertama, arah normalisasi kebijakan moneter di negara maju akan berlangsung secara gradual. Ia mengatakan bahwa suku bunga The Fed diprediksi masih akan naik hingga tiga kali di tahun depan.

Di samping itu, normalisasi kebijakan moneter juga akan dilakukan di Eropa pada paruh kedua tahun 2019. "Euro akan lebih bisa mengimbangi dolar. Ketidakpastian masih ada, tapi arahnya akan lebih positif," katanya dalam rapat kerja bersama Banggar DPR RI, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (15/10).

Kedua, jelasnya, mengenai kelanjutan perang dagang antara Amerika Serikat dengan sejumlah negara. "Kami dapat info dalam Annual Meetings memang sudah ada kelanjutan perundingan perdagangan antara Amerika dengan Kanada, Amerika dengan Eropa, Amerika dengan Korea. Sudah ada progres yang positif. Juga proses dari perundingan perdagangan antara Amerika dengan Tiongkok," tuturnya.

Ketiga, lanjut Perry, pemerintah bersama BI dan instansi terkait terus berupaya untuk menurunkan defisit transaksi berjalan sekaligus untuk mendorong masuknya aliran modal asing. Dari BI, kata Perry, pihaknya sudah menempuh sejumlah langkah, antara lain menaikkan suku bunga, melakukan stabilisasi nilai tukar, dan membuka pasar valas.

Dari sisi pemerintah pun, terang Perry, juga sudah melakukan berbagai langkah untuk menurunkan defisit transaksi berjalan, mulai dari program B20, kenaikan PPh impor, dan pembiayaan infrastruktur dari swasta.

"Setelah melihat perkembangan awal September hingga sekarang, kami memperkirakan untuk tahun 2019 rata-rata nilai tukar akan berkisar Rp 14.800 - Rp.15.200," pungkasnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya