B20 Berhasil Tekan Impor Solar

Cahya Mulyana
15/10/2018 19:31
B20 Berhasil Tekan Impor Solar
(MI/Dwi Apriani )

MENURUT Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto, penurunan impor migas pada September bisa diakibatkan kebijakan penggunaan B20. Sebab, pencampuran 20% memangkas langsung kebutuhan dan impor solar.

“Penurutnan impor BBM (khususnya solar) merupakan keberhasilan kebijakan B20,” kata Djoko usai rapat dengar pendapat, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (15/10).

Djoko menambahkan faktor lain yang menurunkan impor minyak bumi adalah siklus bulan yakni jumlah hari pada September hanya 30 berbeda dengan Agustus yang memiliki 31 hari. Jumlah hari sangat mempengaruhi jumlah konsumsi.

“Kalau dari siklus betul juga. Pada Aguatus 31 dan September 30 hari. Bener juga. Siklus kalau Februari 28 juga turun. Siklus iya,” katanya.

Meskipun demikian, Djoko mengaku akan membuktikan langsung distribysi B20 untuk memastikan kebutuhan dan kaitannya dengan impor. "Konsumsinya turun apa enggak saya mau lihat. Bisa juga dari stok yang ada dihabisin dulu,” pungkasnya.

Diketahui, Impor migas Indonesia September 2018 sebesar US$ 2,28 miliar mencatatkan penurunan 25,2% dibanding Agustus 2018. Hal ini dipicu oleh menurunnya nilai impor seluruh komponen migas, yaitu minyak mentah US$ 332,6 juta, hasil minyak US$ 391,1 juta dan gas US$ 43,9 juta. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya