PT KAI Jajaki Kerjasama Manufaktur Lokomotif

Nur Aivanni
13/10/2018 17:29
PT KAI Jajaki Kerjasama Manufaktur Lokomotif
(ICom/AM IMF-WBG/Puspa Perwitasari)

EMPAT belas perusahaan BUMN meneken kesepakatan kerjasama investasi dan pembiayaan dengan para mitra dan investor senilai USD 13,5 miliar atau sekitar Rp 202 triliun dalam rangkaian acara pertemuan tahunan IMF-World Bank 2018 di Bali. Salah satu perusahan BUMN tersebut adalah PT Kereta Api Indonesia (Persero).

"PT Kereta Api Indonesia bersama PT Industri Kereta Api (Persero) dan Progress Rail Locomotive Inc. menandatangani Heads of Agreement (HOA) tentang Kerjasama Sistem Manufaktur Lokomotif di Indonesia," kata Kepala Humas PT KAI Agus Komarudin kepada Media Indonesia, Sabtu (13/10).

Ia mengatakan bahwa HOA tersebut dilakukan dalam rangka membentuk kesepakatan awal untuk menjajaki kemungkinan-kemungkinan kerjasama dan rencana di bidang manufaktur. Saat ini, kata Agus, komponen lokomotif masih impor sehingga upaya perawatan pun menjadi terbatas.

"Melalui kerjasama tersebut diharapkan bisa melaksanakan perakitan lokomotif, sehingga desain lokomotif selain engine, bisa menggunakan komponen lokal," katanya. Dengan menggunakan komponen lokal, sambungnya, itu akan lebih efisien bagi operasional PT KAI.

"Sasaran ke depannya minimal bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri baik suplai maupun merawat. Selain itu, bisa menghemat pengeluaran dalam bentuk USD," tambahnya.

Saat ditanyakan kapan kesepakatan awal tersebut akan mulai dieksekusi, Agus menyampaikan bahwa itu masih dalam pembahasan. Untuk nilai investasinya sendiri, terang Agus, masih dalam pembahasan. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya