IMF-WB Bali Dinilai Pemborosan, JK: Kalau Masa Kampanye Apa Saja Salah

Dero Iqbal Mahendra
09/10/2018 18:55
IMF-WB Bali Dinilai Pemborosan, JK: Kalau Masa Kampanye Apa Saja Salah
(MI/PIUS ERLANGGA)

PERTEMUAN Tahunan Dewan Gubernur Dana Moneter Internasional (IMF) World Bank (WB) yang digelar di Bali mulai dari 8-14 Oktober 2018 dianggap sebagai pemborosan anggaran di tengah sejumlah bencana yang melanda Indonesia.

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) menanggapi santai tuduhan tersebut. Menurutnya, pada masa kampanye seperti ini, hal yang baik pun bisa dipandang sebagai suatu yang salah. "Kalau masa kampanye apa saja jadi salah kan," ujar JK sambil tertawa, Selasa (9/10).

JK menjelaskan bahwa sebagian besar anggaran IMF-WB digunakan untuk memperbaiki infrastruktur di Bali. Infrastruktur yang dimaksud mulai dari perbaikan jalan hingga bandara. Fasilitas tersebut dapat dinikmati bahkan setelah acara usai.

Selain itu, sambung JK, para tamu datang tanpa dibiayai oleh pemerintah. Mereka membayar sendiri akomodasi dan makanan. Untuk diketahui, pemerintah menganggarkan dana sekitar Rp855,5 miliar untuk IMF-WB. Dana tersebut, kata JK, akan kembali kepada pemerintah melalui pajak konsumsi para tamu undangan.

"Jadi, dibanding dengan makna atau manfaat penyelenggaraan, jauh lebih besar dibanding biaya yang dikeluarkan," tandasnya. (OL-7)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya