Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA akan menawarkan kepada investor sebanyak 78 proyek dari 21 BUMN dengan nilai total US $ 42,1 miliar dalam perhelatan pertemuan tahunan Internasional Monetary Fund (IMF) – World Bank di Bali selama sepekan 8-14 Oktober.
Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan laporan terbaru dari presswatercooper, bahwa pertumbuhan ekonomi negara berkembang akan diprediksi bertumbuh dua kali lipat dibandingkan negara maju. Indonesia akan masuk 5 besar.
“Negara berkembang memperbaiki infrastruktur. Kalau ingin mewujudkan jangka panjangnya, BUMN membangun infrastruktur,” ujar Rini dalam pada “Indonesia SoE and Infrastrucuture Investments Forum” di Annual Meeting IMF-WBG, Nusa Dua Bali, Selasa (9/10).
Indonesia memiliki 143 BUMN yang mengcover 30 sektor ekonomi. Bersama-sama, BUMN merepresentasikan 15% dari GDP Indonesia. Dalam akselerasi pembangunan barat ke timur, BUMN akan memerankan perannya, pemerintah berkomitmen bahwa proyek yang ditawarkan sangat menarik,
Salah satu contohnya adalah jalan tol, LRT, proyek listrik. Sejak tahun 2014 sampai hari ini BUMN aktif dalam akselerasi pembangunan infrastruktur. Terbukti , antara lain tingkat elektrifikasi telah meningkat dari 84% menjadi 95%.
“Untuk wujudkan target pembangunan , penting adanya kita dapatkan pendanaan yang tepat. Unsur konvensional seperti pinjaman bank, obligasi, akan menjadi pendanaan yang diandalkan. Tapi kami juga ingin investasi langsung, sebab ada peluang US $42,1 miliar dari 21 BUMN yang bisa kami tawarkan,” tukas Rini.
Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Silvano Rumantir mengatakan pada Kamis (11/10) akan dilaksanakan penandatanganan kerja sama investasi pada 21 proyek dari 12 BUMN dengan nilai US $13,8 miliar atau setara Rp 207 triliun. Mayoritas berada pada sektor energi yang lebih dari 40%, dilanjut , investasi pada bandara sekitar 10 %, lalu sektor tambang 8-9%, sisanya sektor jasa pariwisata dan pertahanan.
“Dari tipe pendanaan, menggunakan financing strategic partnership hampir 80 %, project financing 18% dan capital market,” jelas Silvano.
Mayoritas investor berasal dari luar negeri. Ini, kata Silvano menunjukkan investasi dari asing memang riil. Pada skema strategic partnership, antara lain seperti ekspansi bandara Kualanamu, yang sedang mencari potensi partner untuk mengelola ekspansinya.
Perlu dilihat, manfaatnya proyek mendapatkan pembiayaan tapi bukan utang. Skema ini merupakan cara membuka diri terhadap investor. Meski demikian memang pendanaan konvensional dari perbankan dan pasar modal tetap menjadi tulang punggung.
“Skema-skema di luar konvensional , diperlukan mengingat kebutuhan infrastruktur sangat besar. Sehingga perlu sumber pendanaan,”
Jumlah 21 proyek yang ditandatangani pada Kamis mendatang, di luar 78 proyek yang ditawarkan oleh Indonesia selama Event IMF Annual Meetings. Salah satu cara untuk sosialisasikan proyek yang baru, pemerintah telah menjadwalkan pertemuan one on one antara BUMN dan investor.
“Sekitar 11 BUMN telah kami jadwalkan bertemu bergantian dengan lebih dari 80 investor,” tukas Silvano. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved