IMF: Pelemahan Rupiah Tidak Perlu Dikhawatirkan

Fetry Wuryasti
09/10/2018 14:23
IMF: Pelemahan Rupiah Tidak Perlu Dikhawatirkan
(AFP PHOTO / Andrew CABALLERO-REYNOLDS)

DANA Moneter Internasional (IMF) berpandangan kondisi nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak perlu dikhawatirkan berlebihan. Sebab, pelemahan rupiah cenderung tak terlampau tajam terhadap mata uang mitra-mitra perdagangan Indonesia.

Kepala ekonom IMF Maurice Obstfeld mengatakan tidak bisa dimungkiri nilai tukar dolar AS menguat terhadap hampir seluruh mata uang. Sejak awal tahun 2018, nilai tukar rupiah melemah 10% terhadap dolar AS.

“Akan tetapi, depresiasi terhadap mata uang negara-negara mitra dagang Indonesia hanya sekitar 4%. Ini penting, untuk dilihat dalam situasi pelemahan nilai tukar,” ujar Obstfeld dalam press briefing laporan World Economic Outlook pada Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018, Selasa (9/10).

Menurut dia, ada sejumlah faktor penyebab tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Faktor tersebut, yakni adanya pengetatan kebijakan moneter di AS secara gradual dan moneter di sejumlah negara. Kondisi-kondisi tersebut memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap negara-negara berkembang.

Alhasil, nilai tukar rupiah dan sejumlah mata uang negara-negara Asia Tenggara dan negara berkembang lainnya turut tertekan. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya