Pertemuan IMF-WB Dongkrak Pariwisata dan Perekonomian Nasional

Fetry Wuryasti
08/10/2018 14:30
Pertemuan IMF-WB Dongkrak Pariwisata dan Perekonomian Nasional
Peserta melakukan registrasi pada Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali, Senin (8/10/2018)( ICom/AM IMF-WBG/Anis Efizudin)

PERTEMUAN tahunan atau Annual Meeting International Monetary Fund-World Bank Group (AM IMF-WB) 2018 di Nusa Dua Bali tidak hanya akan menguntungkan Bali, namun secara tidak langsung akan meningkatkan perekonomian nasional.

Menurut Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo, megaevent internasional itu juga akan membawa efek positif bagi pariwisata di Indonesia. Sebab, menurutnya, acara ini menarik wisatawan mancanegara ke Indonesia.

“Yang ditawarkan tidak hanya pariwisata Bali saja, namun ada juga tempat wisata lain di Indonesia, seperti Borobudur, Danau Toba, Mandalika, Labuhan Bajo, dan lain-lain,” katanya, seperti dikutip dalam wawancara khusus dengan Metro TV, Senin (8/10).

Perhitungan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menunjukkan, selain mendorong pertumbuan ekonomi wilayah Bali sekitar 0,6 % hingga di atas 6,5 % pada 2018 ini, pertemuan ini secara tidak langsung juga akan meningkatkan perekonomian nasional.

Apalagi, menurut Dody, saat ini sudah banyak delegasi dari luar negeri yang sudah memesan sejumlah paket perjalanan wisata, tidak hanya di Bali namun juga beberapa lokasi lain di Indonesia.

Seperti diketahui, penyelenggaraan Annual Meeting IMF-WB 2018 di Nusadua Bali diikuti oleh sekitar 34 ribu peserta yang terdiri dari Gubernur Bank Sentral dan Menteri Keuangan dari 189 negara, sektor privat, NGOs, akademisi, dan media. (E-2)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Adiyanto
Berita Lainnya