Pemprov Jabar Minta Bank BJB Gelar RUPS

(BY/E-1)
06/10/2018 07:55
Pemprov Jabar Minta Bank BJB Gelar RUPS
(anggoro )

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat ingin segera merealisasikan rencana penambahan modal yang akan diberikan kepada PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat atau BJB.

Oleh karena itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meminta Bank BJB menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) sebelum mengakhiri kinerja di tahun ini.

"Salah satunya ialah menganggarkan setoran modal kepada Bank BJB sekitar Rp88 miliar di 2018 dari total sekitar Rp330 miliar dari yang direncanakan sehingga saya minta segera digelar RUPS," kata Uu Ruzhanul Ulum seperti dikutip dari Antara di Bandung, kemarin.

Pemprov Jabar yang juga pemegang saham terbesar di Bank BJB menargetkan penambahan modal tersebut nantinya harus menjadi pelecut bagi BJB untuk meningkatkan kinerja.

"Sehingga Bank BJB sebagai bank pembangunan daerah terbesar di Indonesia dapat lebih ekspansif dalam mengembangkan bisnisnya dan dapat bersaing dengan perbankan lain yang ada di Indonesia," kata dia.

Menurut Uu, pada pelaksanaannya, pihaknya selaku pemegang saham pengendali di bank tersebut akan meminta direksi Bank BJB untuk sesegera mungkin memproses setoran modal itu sesuai mekanisme yang berlaku.

"Dan itu termasuk menjadwalkan RUPS 2018 dengan tempo segera agar anggaran yang telah kami alokasikan untuk BJB dapat segera digunakan dan tidak mengganggu penyerapan APBD yang telah disusun eksekutif dan legislatif," kata Uu.

Pihaknya juga mengaku telah mendapatkan informasi bahwa pemerintah kabupaten/kota juga telah menganggarkan setoran modal kepada BJB melalui APBD kabupaten/kota masing-masing.

"Jika tidak disetorkan tahun ini, masalah yang sama juga dialami pemda-pemda tersebut. Jadi, permintaan RUPS ini sangat berdasar," tandas Wagub Jabar.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya