Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MASKAPAI penerbangan Garuda Indonesia akan memperbanyak penjualan tiket di luar negeri melalui pame-ran perjalanan Wonderful Indonesia Travel Fair (WITF) untuk meraup devisa saat rupiah melemah atas dolar AS.
"WITF kemarin di Shanghai kita dapat 8,5 juta yuan, di Singapura juga besar. Target kita tahun ini justru besarkan di WITF," kata Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah saat pembukaan Garuda Indonesia Travel Fair (GITF) di Jakarta, kemarin.
Dia mengatakan pihaknya akan mengadakan pameran di sejumlah kota di Tiongkok, Singapura, dan Australia.
"Kita buat sebanyak-ba-nyaknya, sesering-seringnya, kursinya diperbanyak. Korea kita tambah penerbangan ke Bali, Desember ini kita ganti pesawat besar juga ke Tiongkok, Australia. Jepang pasar utama kita," katanya.
Di Tiongkok, lanjutnya, terdapat sembilan penerbangan yang beroperasi, seperti untuk rute Shanghai, Chengdu, Xian, Hangzhou, Hong Kong, dan Beijing. Hal itu, kata Pikri, dapat memperbanyak pendapatan dari mata uang dolar yang masuk.
Menurut dia, pelemahan nilai tukar rupiah justru membuat para wisatawan asing lebih banyak datang ke Indonesia.
Ia juga akan meningkatkan porsi pendapatan dari penerbangan internasional menjadi 60% hingga 65%.
Hingga akhir tahun ini, Pikri menargetkan peningkatan jumlah penumpang menjadi 26 juta orang dari 22 juta orang.
Terkait dengan pelaksanaan GITF tahap II tahun ini, pihaknya menargetkan total transaksi Rp218 miliar dengan target mendatangkan 80 ribu pengunjung selama tiga hari pelaksanaan.
Selain di Jakarta, GATF juga dilaksanakan di 30 kota lain di Indonesia secara berseri, yang dimulai sejak akhir September lalu.
Direktur Retail Banking Bank Mandiri Donsuwan Simatupang mengungkapkan partisipasi dan dukungan Mandiri dalam ajang GATF 2018 tahap I dan II itu dikemas dalam serangkaian program promo untuk memenuhi kebutuhan perjalanan masyarakat dan pemegang kartu Bank Mandiri.
Per Agustus, jumlah pemegang kartu kredit Bank Mandiri mencapai lebih dari 2 juta dengan volume transaksi kartu kredit per Januari-Agustus 2018 mencapai Rp24 triliun, atau meningkat 8% jika dibandingkan dengan tahun lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved