Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ALIRAN listrik sudah masuk dan berfungsi normal di Bandara Mutiara SIS Al-Jufrie Palu, Sulawesi Tengah, setelah terdampak gempa yang terjadi Jumat (28/9) lalu. PLN berhasil mengalirkan listrik dari PLTA Poso melalui Gardu Induk Silae sehingga untuk kota Palu, PLN kini memiliki daya mampu pasok listrik yang dapat mencapai 26 Mega watt. “Listrik sudah masuk ke Bandara di Palu," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Jakarta, Kamis (4/10).
Sehubungan dengan hal ini, Budi mengharapkan jalannya operasional di bandara akan terus berangsur pulih dan normal. Pasalnya sejak terjadinya gempa yang mengguncang Palu dan Donggala aliran listrik mati termasuk di Bandara Mutiara. "Semoga dengan ini aktivitas yang berjalan di bandara dapat terus berangsur normal seperti semula agar dapat membantu penyaluran logistik,” tutupnya.
Sementara itu, PLN juga telah berhasil mengalirkan listrik dari PLTA Poso melalui Gardu Induk Silae sehingga untuk kota Palu PLN memiliki daya mampu pasok listrik yang dapat mencapai 26 MW. PLN masih memilah distribusi listrik berdasarkan kondisi transmisi.
“Setelah memperbaiki jaringan transmisi 150 kV, PLN berhasil mengoperasikan GI Silae kapasitas 60 MVA untuk menyalurkan listrik dari PLTA Poso melalui GI Sidera. Hingga saat ini sudah ada lima Gardu Induk yang bertegangan yaitu GI Sidera, GI Tipo, GI Pasangkayu, GI Tentena dan GI Poso,” jelas Direktur PLN Regional Sulawesi Syamsul Huda dalam keterangan resmi, Kamis (4/10)
Ia mengatakan bahwa selama ini pasokan listrik ke Palu sudah melalui jaringan interkoneksi Sulawesi Tengah. Dengan sumber pembangkit berasal dari PLTA Poso, PLTD Silae, dan PLTU Palu. “Goncangan gempa bumi pada jumat lalu mengakibatkan terhentinya operasional sejumlah pembangkit dan kerusakan jaringan dan gardu induk,” ungkapnya. (E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved