Menkeu Optimis Perbankan Nasional tetap Kuat

Rudy Polycarpus
02/10/2018 23:22
Menkeu Optimis Perbankan Nasional tetap Kuat
(ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

MENTERI Keuangan Sri Mulyani optimis sektor perbankan di Tanah Air masih cukup kuat untuk merespons dan menyesuaikan kondisi terkini terkait nilai tukar rupiah yang mencapai titik psikologis baru Rp15 ribu per dolar AS.

"Kita lihat dari capital adeqequacy ratio-nya mereka, dilihat dari nonperforming loan mereka, dilihat dari landing rate mereka, semuanya sampai dengan bulan Oktober ini dan tampaknya menyesuaikan terhadap angka Rp15.000 terjadi secara cukup baik," kata Sri Mulyani kepada pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/10).

Ia menyatakan Kemenkeu bersama dengan Bank Indonesia dan Menko Perekonomian terus melihat perkembangan rupiah. Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini masih optimistis pertumbuhan ekonomi masih cukup baik lantaran beberapa indikatornya menunjukkan hasil yang positif. Seperti inflasi yang pada September 2018 justru terjadi deflasi.

Dari sisi kestabilan secara umum, kata dia, tentu Bank Indonesia akan terus mengelola nilai tukar ini sehingga bisa mengawal perekonomian dan menyesuaikan dengan tingkat ekuilibrium baru. "Kita tentu semua berharap dan terus akan menjaga dengan menggunakan instrumen yang ada," jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan menggunakan instrumen APBN, fiskal dalam menjaga perekonomian, baik dalam menjaga pertumbuhan ekonomi, meningkatkan stabilitas dan juga melindungi kelompok masyarakat yang paling rawan.

Ke depannya pemerintah juga masih tetap mewaspadai penyesuaian normalisasi moneter yang dilakukan oleh pemerintah AS.

"Kita berharap penyesuaian ini bisa muncul tetap dengan indikator-indikator perekonomian yang bisa dijaga secara baik," pungkasnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya