Himbara Besinergi Pulihkan Layanan

(Try/E-3)
03/10/2018 00:30
Himbara Besinergi Pulihkan Layanan
(ANTARA FOTO/IORA SUMMIT 2017/Widodo S. Jusuf)

HIMPUNAN Bank Milik Negara (Himbara) yang terdiri atas Bank BNI, Bank BRI, Bank Mandiri, dan Bank BTN besinergi memulihkan layanan perbankan dengan menurunkan relawan bantuan bagi korban bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulteng.

“Sejak kemarin sejumlah kantor cabang Himbara kembali beroperasi,” ujar Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Survei, dan Konsultan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Gatot Trihargo melalui kete­rangannya yang diterima di Jakarta, Selasa (2/10).

Seperti dikutip dari Antara, Gatot menerangkan Himbara langsung mengindentifikasi kerusakan infrastruktur layanan perbankan di lokasi dan mencari solusi cepat untuk memulihkan layanan.

Tercatat, jumlah kantor cabang BNI yang sudah beroperasi mencapai 5 kantor, yakni 1 kantor cabang di Kota Palu dan 4 kantor di Parigi. Pelayanan perbankan juga diperkuat 22 mesin anjungan tunai mandiri (ATM).

BRI yang menjadi bank BUMN pertama yang bisa beroperasi di Palu pascagempa, hingga kini terus mempercepat seluruh pro­ses recovery jaringan kantor dan layanan digital perbankan yang bermasalah.

Guna mempercepat pemulihan, BRI mengirimkan teknisi terampil dari Jakarta, Manado, dan Makassar untuk memperbaiki jaringan kerja BRI. Dengan begitu, diperkirakan ­jaringan kantor dan layanan digital BRI akan pulih seluruhnya pada 5 Oktober 2018.
Bank Mandiri juga sudah mampu mengope­rasikan kantor cabang Sam Ratulangi dan 6 unit ATM di Palu, Sulawesi Tengah.

Di lain pihak, BTN memastikan layanan perbankan segera pulih pada pekan ini.

“Himbara akan tetap mengedepankan keamanan dan kenyamanan pelayanan nasabah. Kami mendorong BUMN berupaya optimal untuk memulihkan layanan perbankan bagi masyarakat Palu, Donggala, dan sekitarnya. Harapannya, kegiatan perekonomian segera pulih,” ujar Gatot.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan Bank Mandiri akan memberikan ­keringanan kepada nasabah yang menjadi korban bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala.

Saat ini, Mandiri tengah mendata debitur yang terdampak bencana. “Bank tentu akan memberikan keringanan agar nasabah yang tertimpa musibah tidak keberatan membayar kewajiban-kewajiban kredit,” ujarnya. (Try/E-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya