BTPN Dampingi Pensiunan Berwirausaha

(Uud/E-3)
03/10/2018 00:15
 BTPN Dampingi Pensiunan Berwirausaha
(Dok MI)

PT BANK Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN)  Tbk terus menjalankan komitmennya membantu nasabahnya untuk tetap produktif di masa pensiun.

Dengan mengusung program daya,  BTPN memberikan pendampingan bagi nasabahnya yang ingin berwirausaha atau berbisnis saat telah purnabakti di tempat bekerjanya.  

“Di BTPN kami ingin agar nasabah kami yang sebagian besar merupakan pensiunan bisa tetap aktif beraktivitas semasa masuk purnabakti.  Mereka bisa melakukan pemeriksaan kesehatan saat mengambil pensiun.  Dan bagi yang ingin mengembangkan usaha, kami bantu pembiayaannya,” kata Regional Head BTPN Jawa Timur,  Bali dan Nusa Tenggara Ainu Rofik saat berbincang dengan awak media di Bali, Selasa (2/10).

Saat ini jumlah nasabah BTPN di wilayah itu mencapai 121 ribu orang.  Namun, tidak semua nasabah menjadi wirausaha. Nasabah yang menjalankan kegiatan usaha sekitar 5%-10%. Para nasabah itu memiliki plafon kredit antara Rp2 juta hingga Rp300 juta. Total kredit yang telah disalurkan mencapai Rp547 miliar.

“Jumlah ini relatif stabil karena ada yang melunasi kredit-nya dan ada yang mengambil kredit baru,” kata Rofik.

Salah satu nasabah BTPN yang berwirausaha setelah purnabakti,  Nyoman Sudira mengatakan bahwa dirinya mengambil kredit bagi pensiun-an sebesar Rp 125 juta sekitar enam tahun silam.  Kredit itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan usaha kain ndek dan songket yang dijalankan bersama istrinya.

“Kita mendapat bantuan juga dari sisi promosi.  Kami diajak untuk mengikuti pameran dengan bantuan BTPN,” ujar Nyoman.

Manfaat lain yang dirasakan dengan mengambil kredit di BTPN ialah kemudahan mengambil kredit tambahan.  Sehingga tanpa perlu menunggu lunas, tambahan kredit bisa diajukan.

Saat ini Nyoman dengan brand Tenun Astiti bersiap mengikuti pameran UMKM yang akan diselenggarakan selama pelaksanaan pertemuan IMF-WB pada 8-14 Oktober.

Pihak Sarinah meminta dirinya menyiapkan sekitar 15 kain. “Kami diminta menyiap-kan cadangan apabila nanti kurang,“ tandasnya. (Uud/E-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya