Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RUPIAH hari menembus 15 ribu per dollar AS. Ekonom Faisal Basri mengungkapkan bahwa banyak elit politik yang tidak memiliki sense of crisis.
"Tidak ada sama sekali sense of crisis itu karena saya haqul yakin seyakin yakinnya elit politik ini banyak beternak dollar," ujar Faisal di Posko Kemenangan Jokowi-Amin, Rumah Cemara Nomor 19, Menterng, Jakarta, Selasa (2/10).
Kemudian ia mencontohkan sikap Sandiaga Uno calon wakil presiden Prabowo yang tidak sepenuhnya menukarkan uang dollarnya ke rupiah.
"Saya enggak ada urusan kubu mana ini. Pak Sandiaga Uno mengaku punya 1,2juta USD. Dia bilang yang mau dijual seperempatnya. Kenapa enggak semua? Nah gitu-gitu," kata Faisal
Kemudian Faisal juga menyebutkan nama pejabat menteri yang masih banyak menyimpan uang dollarnya.
"Ibu Retno (Menteri Luar Negeri) itu enggak pantas pubya uang 400rb USD. Itu yg dilaporkan loh, anda bisa cek saya gak ingat. Saya cuma ingat Bu Retno dan Pak Moeldok. Pak Moeldoko waktu itu punya 100rb USD. Kemudian menteri agama alhamdulillah sudah di jual dari 115rb sekarang 15rb USD," jelas Faisal
Lanjutnya menurut Faisal kegiatan studi banding pejabat dihentikan dahulu. Ia juga meminta awak media untuk membantu menyentuh hati nurani para elit untuk menukarkan dollarnya ke rupiah.
"Teman-teman bantu menyentuh hati nurani mereka. Bilang berkorban sedikit saja kan harta mereka banyak," ucapnya
Lalu Faisal juga menghimbau kepada perusahaan-perusahaan besar untuk menyimpan keuntungannya didalam negeri saja.
"Kalau saya ingin menyelesaikan masalah dengan mengundang sumber masalah terbesar dulu, Indosat, XL, tree, telkomsel. Telkomsel 30 persen punya Sintel. Banyak yang membawa keuntunganya itu keluar, disimpen dulu deh di Indonesia," tutur Faisal. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved