Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH terus mengejar target penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) untuk sektor produksi hingga 50% pada 2018.
"Target ini sebagai salah satu upaya pemerintah dalam mendukung kebijakan ketahanan pangan dan hilirisasi industri pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)," ujar Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir saat sosialisasi Permenko No 11/2017 tentang Pedoman Pelaksanaan KUR Baru, di Pontianak, Kali-mantan Barat, kemarin.
Ia mengatakan secara nasional penyaluran KUR hingga 31 Agustus 2018 sudah mencapai Rp88 triliun. Artinya, KUR 2018 sudah tersalurkan 70,9% dari target tahun ini sebesar Rp123,631 triliun dengan nonperforming loan (NPL) 0,05%.
Ia melanjutkan penyaluran KUR masih didominasi untuk skema KUR mikro (66,7%), diikuti dengan skema KUR kecil (33%) serta KUR TKI (0,3%). "Kinerja ini menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap pemerataan akses pembiayaan untuk usaha kecil," kata Iskandar melalui keterangan resminya.
Untuk penyaluran KUR menurut wilayah didominasi di Pulau Jawa dengan porsi penyaluran sebesar 56,1%, diikuti Sumatra 19,4%, Sulawesi 9,5%, dan Kalimantan 6,2%. Kinerja penyaluran KUR per wilayah itu sesuai dengan sebaran UMKM di Indonesia.
Selain itu, pemerintah telah mendesain KUR khusus untuk mempercepat capaian penyaluran KUR sektor produksi. Skema KUR khusus itu ditujukan komoditas perkebunan rakyat, peternakan rakyat, dan perikanan rakyat.
"KUR khusus ini juga bisa untuk membiayai peremajaan perkebunan kelapa sawit rakyat, pembelian kapal bagi nelayan, dan penggemukan ternak rakyat. Plafon KUR khusus di atas Rp25 juta sampai Rp500 juta untuk setiap individu anggota kelompok," ujarnya.
Selanjutnya, pemerintah pun mendorong KUR pariwisata untuk pengembangan destinasi pariwisata prioritas.
"KUR pariwisata dapat dibe-rikan untuk usaha produktif yang mendukung usaha pariwisata di 10 lokasi destinasi pariwisata prioritas dan 88 kawasan strategis pariwisata nasional," pungkas Iskandar.
Buka akses
Secara terpisah, Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi, Usaha Kecil,dan Menengah (LLP-KUKM) menjalin kerja sama dengan PT Fajar Mitra Indah selaku pemegang hak lisensi jaringan retail waralaba Family Mart. Dengan kerja sama itu, nantinya Family Mart diperkenankan membuka gerai di Smesco Indonesia, salah satu destinasi belanja yang menyuguhkan beragam produk usaha kecil dan menengah.
Di sisi lain, produk-produk UKM potensial juga akan memanfaatkan gerai-gerai Family Mart yang kini berjumlah 104 unit di seluruh Indonesia.
"Pemerintah membantu pelaku UKM untuk mendapatkan akses pasar yang lebih luas lagi. Pihak swasta juga akan mendapat manfaat atas penjualan produk-produk itu," kata Dirut LLP-KUKM Emilia Suhaimi di Jakarta, kemarin. (Pra/E-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved