Sesuai Arahan Jokowi, Proses Divestasi Berlangsung Transparan

Cahya Mulyana
27/9/2018 20:55
Sesuai Arahan Jokowi, Proses Divestasi Berlangsung Transparan
(ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

MENTERI Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno mengatakan seluruh tahapan divestasi 51% saham PT Freeport Indonesia (PTFI) berlangsung transparan dengan pengawasan Kejaksaan Agung hingga Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Seluruh lembaga yang turut memastikan negosiasi ini menegaskan bahwa setiap tahapa berlangsung clear.

"Dari awal kami menekankan betul bahwa ini harus transparan, dari sisi penerimaannya dijaga, maka dari awal BPKP dan Jamdatun (Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara) datang ikut terus. Itu kami memang ditekankan dan diingatkan oleh bapak Presiden Jokowi (Joko Widodo) harus transparan yang terbaik untuk Indonesia," paparnya usai menyaksikan penandatanganan sale and purchase agreement (SPA) antara PT Inalum dan Freeport McMoran serta Rio Tinto, di Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Jakarta. Kamis (27/9)

Ia menjelaskan, Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, dan Kementerian ESDM bersama-sama untuk memastikan arahan Presiden Jokowi dilaksanakan pada proses negosiasi 51% saham PTFI. Hasil koordinasi dan pengawasan semua pihak seluruh tahapan berjalan sesuai harapan Presiden Jokowi.

"Makanya saya sama Bu Sri sama Pak Jonan selalu berkomunikasi. Jadi Alhamdulillah ini sudah terjadi dan ini nilainya sudah di konfirm bahwa oleh BPKP pun dinilai wajar," tegasnya.

Ia menyatakan detail transaksi sudah dimuat dana SPA yang disepakati Inalum, Freeport McMoran serta Rio Tinto. Kemudian menyangkut pendanaannya juga Inalum sudah mengantonginya dari sindikasi 11 bank luar negeri.

"Jadi sekarang tinggal prosesnya, pembiayaan sudah done tinggal pembayarannya. Kenapa pembayaran itu masih menunggu karena secara internasional ini transaksi internasional yang mendesak jadi lawyer-lawyer kita masih harus mengkonfirmasi terhadap negara-negara (asal Freeport McMoran dan Rio Tinto serta negara tujuan ekspor) yang tembaganya nih dijual ke negara negara tersebut," pungkasnya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya