Produksi Avtur Pertamina Pangkas Impor 36%

Cahya Mulyana
25/9/2018 20:56
Produksi Avtur Pertamina Pangkas Impor 36%
(ANTARA)

PERTAMINA Refinery Unit (RU) VI Balongan telah mampu memproduksi Avtur untuk memenuhi permintaan akan kebutuhan bahan bakar penerbangan. Jumlah produksinya menyentuh 1.500 kiloliter per hari.

"Produksi Avtur di RU VI Balongan merupakan salah satu breakthrough project (BTP) sebagai komitmen Pertamina dalam melayani konsumen. Kemudian itu sebagai langkah inisiatif dalam melihat peluang untuk meningkatkan margin Perusahaan dan sebagai bentuk kontribusi terhadap peningkatan deviden negara," terang General Manager RU VI Joko Widi Wijayanto dalam keterangan resmi, Selasa (25/9)

Menurut dia, RU VI melakukan beberapa investasi dan modifikasi peralatan berupa pebuatan jalur pipa dari tangki ke jetty (dermaga), pemeliharaan tangki penyimpanan, pembuatan fasilitas-fasilitas tambahan dalam tangki penyimpanan dan loading di jetty. Penyalurannya menggunakan moda transportasi laut serta truk tangki.

"Berdasarkan data yang ada, kebutuhan avtur nasional mencapai 14.250 kiloliter per hari. Saat ini yang dapat dipenuhi dari kilang pertamina sebesar 10.100 kiloliter per hari sehingga masih dibutuhkan impor avtur sekitar 4.150 kiloliter per hari," ungkapnya.

Ia mengatakan, produksi avtur dari RU VI sebesar 1.500 kiloliter per hari akan menurunkan impor avtur sebanyak 36%.

Sebagaimana diketahui, kebutuhan bahan bakar untuk menunjang pertumbuhan ekonomi, semakin lama semakin meningkat. Termasuk dalam hal ini, kebutuhan akan bahan bakar penerbangan. "Usaha penerbangan, telah menjadi salah satu pendukung utama untuk perjalanan bisnis, perjalanan wisata, dan juga perjalanan ibadah, khususnya untuk negara kepulauan seperti Indonesia," pungkasnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya